Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 04 Sep 2017 11:53 WIB

Jaga Kelancaran Pelabuhan Tanjung Priok, Ini Langkah TP Koja

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Dok. JICT Foto: Dok. JICT
Jakarta - Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) berkomitmen tetap menjaga kelancaran arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok sebagai objek vital nasional.

Pihaknya mengakui adanya tambahan cakupan kerja mengingat pelabuhan yang dioperasikan JICT sepanjang 720 meter mesti dialihkan ke TPK Koja yang mengoperasikan pelabuhan sepanjang 650 meter.

"Memang Cakupan kerja jadi 2 kali lipat lebih besar, tapi kami sanggup bekerja ekstra," paparnya dalam keterangan tertulis, Senin (4/9/2017).

Joko menilai penyesuaian dari tambahan cakupan kerja di pelabuhan itu sangat membutuhkan waktu baik jumlah personel SDM yang ada, pola traffic di lapangan, posisi penyandaran kapal agar pelayanannya dapat mencapai optimal.

"Untuk meningkatkan pelayanan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan Oleh management, TPK Koja dibantu oleh kantor Pusat IPC terkait proses penambahan jumlah tenaga kerja sekitar 90 orang dari lingkungan Pelindo II," tambah dia.

Selain itu, Joko menambahkan, TPK Koja juga berkomitmen untuk memberi pelayanan optimal kepada pelanggan internasional (shipping lines) serta konsumen secara luas yang berpatokan pada efisiensi serta peningkatan produktivitas.

"Kami berharap tekad dan komitmen ini benar-benar memberikan manfaat yang luas bagi kepentingan perekonomian nasional," ujarnya.

Sebelumnya, Corporate Secretary TPK Koja, Nuryono Arief, menjelaskan kinerja TPK Koja sudah berjalan sesuai harapan.

"Kami buktikan dengan pencapaian kinerja bongkar muat di dermaga utara yang sekarang sudah menunjukkan BCH (Box Crane per Hour) begitu juga dengan VOR (Vessel Operating Rate) sudah membaik, terus meningkat seiring dengan penataan lapangan sehingga proses bongkar muat menjadi lebih efisien dan tentunya berdampak kecepatan bongkar muat itu sendiri," ujar Nuryono Arief, dalam keterangan tertulis.

Pembuktian kinerja produktivitas TPK Koja juga menjawab keraguan sejumlah pihak yang menyangsikan kemampuan perusahaan saat melayani limpahan dari PT JICT.

"Kami bermaksud menjawab berbagai informasi yang beredar itu dengan pelayanan yang terbaik kepada para pengguna jasa pelabuhan khususnya di TPK Koja. Kami sangat mengerti kepentingan dari para pengguna jasa," katanya.

Sejauh ini, Arief menegaskan, tugas yang diberikan kepada TPK Koja tersebut bisa dikerjakan dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari kerjasama yan baik dengan semua pihak di lingkungan Tanjung Priok

Arief juga menyebutkan TPK Koja berada di peringkat satu dalam penerapan Good Corporate Governance (GCG) di antara belasan anak usaha PT Pelindo II sepanjang tahun 2016 dan tahun 2015.

Dalam penilaian tersebut, TPK Koja mendapatkan angka 82,03 untuk tahun buku 2016 dan angka sebelumnya atas nilai GCG kami di tahun 2015 adalah 73,81. (eds/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed