Follow detikFinance
Senin 11 Sep 2017, 17:51 WIB

Kemenkes Buka 1.000 Lowongan CPNS, Syaratnya Dilarang Merokok

Dana Aditiasari - detikFinance
Kemenkes Buka 1.000 Lowongan CPNS, Syaratnya Dilarang Merokok Foto: Andhika Akbaransyah
Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka lowongan penerimaan 1.000 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan ditugaskan pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik Kementerian Kesehatan di seluruh Indonesia.

Hal itu dilaksanakan sesuai Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 69 Tanggal 31 Agustus 2017 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun 2017.

Sekretaris Kementerian Kesehatan selaku Ketua Tim Pengadaan CPNS Kemenkes Tahun 2017, Untung Suseno Sutarjo menyebutkan, 1.000 CPNS yang akan direkrut itu akan dialokasikan 880 untuk pelamar umum, 106 untuk pelamar cum laude, 4 untuk disabilitas, dan 10 untuk putra-putri Papua dan Papua Barat.

"Sebagian besar yang direkrut adalah berlatar pendidikan dokter (umum maupun spesialis), apoteker, farmasi, S2 Biologi, S2 Biokimia, S2 Antropologi, S2 Kebidanan, S2 Keperawatan, dan lain-lain," tulis Untung dalam keterangan tertulis yang dikutip detikFinance, Senin (11/9/2017).

Adapun jabatan yang dibuka kali ini di antaranya adalah:
  1. Apoteker Ahli Pertama,
  2. Asisten Apoteker Terampil,
  3. Dokter Ahli Pertama,
  4. Dokter Gigi Ahli Pertama,
  5. Dosen (Asisten Ahli),
  6. Entomoloh Kesehatan Ahli Pertama,
  7. Fisioterapis Ahli Pertama,
  8. Fisioterapis Terampil,
  9. Nutrisionis Terampil,
  10. Perawat Ahli Pertama,
  11. Perawat Terampil,
  12. Perekam Medis Terampil,
  13. Radiagrafer Ahli Pertama,
  14. dan lain-lain.


"Rincian alokasi formasi penempatan pada Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kementerian Kesehatan di seluruh Indonesia ditayangkan melalui website Kementerian Kesehatan (https://cpns.kemkes.go.id)," jelas Untung.

Persyaratan dan Pendaftaran

Untung Suseno menjelaskan, untuk dapat melamar sebagai CPNS di lingkungan Kementerian Kesehatan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

Selain persyaratan umum menyangkut umur dan status, pelamar juga disyaratkan tidak merokok, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan tidak mengajukan pindah selama 5 (lima) tahun sejak diangkat sebagai CPNS sesuai dengan peminatan.

Para pelamar yang berminat, jelas Untung, terlebih dahulu harus melakukan pendaftaran secara online melalui portal PANSELNAS (https://sscn.bkn.go.id) dengan memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), NIK Kepala Keluarga atau Nomor Kartu Keluarga untuk mendapatkan akun calon peserta seleksi.

Pendaftaran dilanjutkan dengan pendaftaran sesuai jenis formasi (umum, Cum Laude/lulusan terbaik, disabilitas dan putra-putri Papua/Papua Barat, dan pengisian biodata serta pilihan instansi Kementerian Kesehatan mulai tanggal 11-25 September 2017.

Setelah proses pendaftaran di portal PANSELNAS (https://sscn.bkn.go.id) berhasil dilakukan, pelamar akan mendapatkan username dan password untuk login ke website Kementerian Kesehatan (https://cpns.kemkes.go.id), dan langsung melakukan pendaftaran online lanjutan mulai tanggal 12-26 September 2017 (setelah 1 x 24 jam sejak pendaftaran di portal PANSELNAS (https://sscn.bkn.go.id) .

Ditegaskan Untung, bahwa pelamar hanya dapat memilih 1 (satu) formasi jabatan sesuai kualifikasi pendidikan, pelamar tidak dapat mengubah pilihan peminatan yang sudah dipilih pada saat pendaftaran, dan pelamar dapat memilih lokasi ujian yang paling dekat dengan domisili Pelamar. (dna/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed