Follow detikFinance
Rabu 11 Oct 2017, 12:19 WIB

Buka Trade Expo 2017, Jokowi Pamer Daya Saing RI Naik ke Posisi 36

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Buka Trade Expo 2017, Jokowi Pamer Daya Saing RI Naik ke Posisi 36 Foto: Bagus Prihantoro/detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka ajang Trade Expo Indonesia 2017 di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang Selatan. Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan daya saing Indonesia naik peringkat dari 41 ke 36.

Menurut Jokowi, peringkat daya saing Indonesia naik karena kerja sama pemerintah dan swasta dalam mendorong pembangunan dan ekspor. Ia menjelaskan, nilai ekspor periode Januari-Agustus mencapai US$ 108,79 miliar, meningkat 17,58% dibanding 2016. Sedangkan ekspor non migas Januari-Agustus US$ 98,76 miliar atau naik 17,73%.

"Semua ini merupakan perpaduan, kerja sama beriringan antara eksportir swasta, dunia usaha dengan pemerintah. Tentu saja karena juga pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang telah kita percepat tiga tahun terakhir," ujar Jokowi di pameran Trade Expo Indonesia, Tangerang Selatan, Rabu (11/10/2017).


"Buktinya dalam world competitiveness index 2017, posisi Indonesia berada di 36 naik dari posisi 41 tahun sebelumnya. Ini dihitung dari 137 negara. Nomor kita sekarang 36, ya cukup baik," lanjut Jokowi.

Sebagai informasi, menurut World Economic Forum (WEF) dalam laporan yang bertajuk Global Competitiveness Index 2017-2018 edition, daya saing Indonesia naik 5 peringkat ke posisi 36, setelah tahun lalu berada di posisi 41. Indonesia meraih posisi ini dari 137 negara.

Jokowi menambahkan, WEF menilai kondisi Indonesia saat ini sama seperti Korea Selatan saat bangkit menjadi negara industri dunia. Oleh sebab itu, Jokowi Mengatakan, momentum ini perlu digunakan dengan baik untuk mendorong pertumbuham ekomomi dalam negeri.


"Ini kita harusnya kalau mendengar peringkat kita naik harusnya percaya diri, harusnya optimis. Jangan ada pesimisme di antara kita. Kalua ada masalah marilah kita selesaikan. Kalau masih ada yang perlu kita perbaiki ya harus kita perbaiki. Tapi kita harus optimis," kata Jokowi.

"Momentum ini harus dimaksimalkan, sehingga perdagangan Indonesia bisa jadi motor pertumbuhan ekonomi kita. Karena memang kunci pertumbuhan ekonomi ada dua, yaitu ekspor dan investasi yang harus naik. Tanpa dua hal enggak mungkin pertumbuhan kita akan ikkut meningkat," tuturnya. (hns/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed