Follow detikFinance
Jumat 20 Oct 2017, 10:59 WIB

Luhut Yakin S&P Bakal Naikkan Lagi Peringkat Layak Investasi RI

Hendra Kusuma - detikFinance
Luhut Yakin S&P Bakal Naikkan Lagi Peringkat Layak Investasi RI Foto: Hendra Kusuma
Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menceritakan bahwa Indonesia telah berhasil mendapat peringkat layak investasi dari lembaga pemeringkat Standard & Poor (S&P).

Hal itu diungkapkan pada saat membuka acara Seminar Peserta Sespimti Polri Dikreg ke-26 Tahun di Auditorium PTIK, Jakarta, Jumat (20/10/2017).

"Kita berhasil dapat berhasil BBB investment grade. Artinya orang invest di Indonesia aman dan orang percaya berinvestasi di Indonesia," kata Luhut.

Luhut menceritakan, keberhasilan Indonesia menyabet layak investasi dari S&P juga berkat kerja keras menteri-menteri sektor ekonomi seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo yang berhasil menjaga perekonomian lebih baik.

Lebih lanjut dia menceritakan, dirinya juga pernah menjelaskan kepada petinggi S&P terkait kondisi perekonomian Indonesia, pada kesempatan itu juga dia mempertanyakan terkait posisi Indonesia yang belum juga diberikan peringkat layak investasi.

"Saya terlibat soal ini diam-diam. Saya diminta bursa efek, saya diminta bosnya bursa Tito untuk ketemu dengan bosnya S&P. Saya jelaskan Indonesia begini tapi kalau soal angka we don't discuss about number. Saya tanya kenapa Indonesia belum dinaikkan jadi BBB," cerita Luhut.

Saat memberikan penjelasan, Luhut juga menyampaikan mengenai pentingnya peringkat layak investasi terhadap kelompok masyarakat miskin di Indonesia. Menurut dia, jika tidak ada perbaikan sisi ekonomi maka kelompok ini akan bertransformasi menjadi radikal.

"Karena kemiskinan, karena pendidikan, karena pemerataan, anda berarti ikut dalam naturally radikalisme. Lalu dia loncat dia sorry minister," jelas dia.

Setelah itu, Luhut mengakui bahwa S&P dalam waktu dekat juga akan kembali meningkatkan peringkat layak investasi tanpa minus bagi Indonesia. Namun, hal tersebut membutuhkan kerja keras.

"Sekarang dia kontak saya lagi dia mau BBB tanpa minus, itu prosesnya karena panjang tanya Bu Sri Mulyani lah. Saya lihat Sri Mulyani, Darmin, Gubernur BI bekerja keras. Insha Allah tahun depan bisa lebih baik," tegas Luhut.

Luhut mempercayai bahwa S&P dalam waktu dekat meningkatkan peringkat Indonesia lantaran kondisi ekonomi dalam keadaan yang baik dan terjaga.

"Menurut saya pribadi peluang itu ada. Apakah terjadi di tahun depan awal atau akhir. Sekarang semua angka-angka indikator ekonomi kita bagus kok," tutup dia. (mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed