Follow detikFinance
Jumat 20 Oct 2017, 18:47 WIB

Daftar Driver Taksi Online Sekarang Tak Bisa Perorangan

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Daftar Driver Taksi Online Sekarang Tak Bisa Perorangan Foto: Daniel Ngantung/Wolipop
Jakarta - Masyarakat yang ingin bergabung menjadi pengemudi taksi online kini diwajibkan tergabung dalam sebuah koperasi atau perusahaan. Hal ini tertuang dalam revisi Peraturan Menteri (PM) 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

Dalam ketentuan tersebut tertulis bahwa, untuk perorangan yang kurang dari 5 kendaraan dapat berhimpun dalam badan hukum berbentuk koperasi yang telah memiliki izin penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor tidak dalam trayek.

"Kami kombinasikan antara putusan MA (Mahkamah Agung) dan UU LLAJ untuk usaha angkutan orang atau jalan harus berbadan hukum, bisa PT atau koperasi," jelas Sekjen Kementerian Perhubungan Sugiharjo di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2017).

Selanjutnya, bukti kepemilikan kendaraan bermotor juga bisa atas nama badan hukum atau dapat atas nama perorangan untuk badan hukum berbentuk koperasi.

"STNK da BPKB untuk koperasi atau perorangan atas nama perorangan tapi harus masuk dalam koperasi," ujar Sugiharjo.

Kemudian, pengemudi taksi online juga diwajibkan memiliki SIM umum, bukan SIM biasa yang digunakan untuk mengemudikan mobil pribadi. Pasalnya, dalam mengemudikan kendaraan umum, dalam hal ini taksi online dibutuhkan keahlian khusus.

"Kalau ajukan SIM umum ada mata ajaran khusus, etika greeting penumpang, tanggung jawab pengemudi dan lain-lain. Semua negara memberlakukan itu. Ini berlaku tidak hanya online, tapi semua angkutan (umum) diberlakukan," tutup Sugiharjo. (ara/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed