Follow detikFinance
Rabu 01 Nov 2017, 13:12 WIB

Tarif Berubah, Driver Taksi Online: yang Penting Pelanggan Ada Terus

Fadhly F Rachman - detikFinance
Tarif Berubah, Driver Taksi Online: yang Penting Pelanggan Ada Terus Foto: Masnurdiansyah
Jakarta - Sejumlah pengemudi taksi online mengaku masih belum mengetahui adanya perubahan tarif atau aturan baru yang ditetapkan pemerintah, yakni sesuai dengan Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017. Masalah perubahan tarifnya sendiri mendapat tanggapan dari para pengemudi atau driver.

Salah seorang pengemudi taksi online bernama Teo, mengungkapkan, dirinya tak masalah bila pemerintah atau bahkan operator mengubah tarif taksi online. Yang terpenting, kata Teo, tarif yang diatur tersebut harus tetap bisa menjaring minat masyarakat untuk menggunakan taksi online.

"Enggak masalah kalau tarif berubah. Soalnya saya enggak incar pendapatan dari tarif itu, tapi dari poin. Yang penting pelanggannya ada terus," katanya saat berbincang dengan detikFinance, Jakarta, Rabu (1/11/2017).


Teo mengaku, selama ini dirinya masih cukup mudah untuk mendapatkan penumpang. Dari banyaknya penumpang yang diangkutnya itu, Teo bisa mendapatkan insentif dari pihak operator.

"Terus juga yang penting enggak macet, soalnya kita cari insentif. Misalnya kalau dapat 16 tarikan, dapat insentif Rp 160 ribu rupiah. Kalau andalkan tarif sih kita susah dapat untung," jelasnya.


Pasalnya, walaupun tarif yang dikenakan tinggi, Teo tetap merasa rugi karena tidak biasanya tarif yang tinggi hanya terjadi saat waktu tertentu. Dan di waktu tertentu itu dirinya sulit untuk mengangkut banyak penumpang.

"Biasanya tarif mahal itu kalau sedang macet, atau hujan. Misalnya Rp 100 ribu jaraknya enggak terlalu jauh, tapi percuma itu sekali anter, bisa makan waktu 2 jam malah. Lebih baik antar yang dekat tapi banyak," katanya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed