Follow detikFinance
Kamis 02 Nov 2017, 16:58 WIB

Upah Minimum Provinsi 2018 Naik 8,71%, Ini Kata Gubernur BI

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Upah Minimum Provinsi 2018 Naik 8,71%, Ini Kata Gubernur BI Foto: Sylke Febrina Laucereno
Jakarta - Upah minimum provinsi (UMP) ditetapkan akan naik 8,71% tahun depan. Angka 8,71% itu diperoleh dari inflasi 2018 sebesar 3,72% ditambah pertumbuhan ekonomi sebesar 4,99%

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan peningkatan UMP harus diiringi dengan peningkatan produktivitas.

"Kami sambut baik, tapi masyarakat juga harus produktif, ini agar Indonesia bisa tumbuh dan berkesinambungan," kata kata Agus dalam acara seminar internasional Central Bank's Role in the macroprudential policy, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (2/11/2017).


Agus mengatakan selain UMP pembangunan infrastruktur dan upaya memperbaiki suasana industri harus dilakukan.

"Jadi kalau ada peningkatan upah minimum harus dibarengi dengan produktivitas, perhatian tinggi pada pembangunan infrastruktur," jelas dia.


Salah satu provinsi yang sudah menetapkan upah minimum 2018 adalah DKI Jakarta. UMP DKI Jakarta ditetapkan sebesar Rp 3.648.035. UMP DKI 2018 lebih tinggi sebesar Rp 292.285 dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 3.355.750.

Setelah Gubernur mengumumkan UMP, para Bupati/Wali Kota akan menyiapkan kenaikan upah minimum kota/kabupaten (UMK), dan diumumkan paling lambat 21 November 2017. Kebijakan upah tersebut mulai berlaku 1 Januari 2018 (hns/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed