Follow detikFinance
Senin 06 Nov 2017, 11:14 WIB

Gandeng TNI AD, Kementan Cetak 126.437 Ha Sawah

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Gandeng TNI AD, Kementan Cetak 126.437 Ha Sawah Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Jakarta - Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Tentara Negara Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) dalam pelaksanaan cetak sawah. Pelaksanaan ini sudah berlangsung sejak tahun 2015.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan hasil yang dicapai oleh Kementan naik semenjak bekerjasama dengan TNI AD. Kenaikan tersebut juga dinilai sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah.

Sebagai informasi, kenaikan hasil cetak sawah biasanya hanya sebesar 10%. Sebab sebelum menggandeng TNI AD, realisasi cetak sawah hanya sebesar 24-26 ribu hektar dan maksimal 50 ribu hektar per tahunnya.

Kini, hasil cetak sawah 2016, yang dievaluasi per 31 Oktober 2017 sebanyak 126.437 hektare (ha) telah dimanfaatkan.

"Jadi kita lakukan sinergi dengan TNI dan yang terpenting adalah hasil yang dicapai. Hasil cetak sawah naik 400% dan itu kenaikan tertinggi sepanjang sejarah pertanian," kata Amran di Kementerian Pertanian, Senin (6/11/2017).

Lebih lanjut ia memaparkan kenaikan ini juga terlihat dari kondisi sembako di Indonesia. Di mana beberapa sembako tidak dilakukan impor dan memiliki harga yang stabil.

Amran memberi contoh stok jagung yang biasanya diimpor sebanyak 3,6 juta ton dengan nilai Rp 12 triliun kini sudah tidak lagi.

"Kita hari ini nggak ada impor jagung dan kami baru tiba dari luar negeri dan beberapa negara ingin belajar di Indonesia terkait hal ini. Dulu impor 3,6 juta ton senilai Rp 12 triliun sekarang enggak ada," jelas Amran.

"Bawang juga kita biasanya impor dari Thailand, hari ini kita malah ekspor ke 6 negara. Kemudian cabai yang kita tahu harganya dulu sekarang sudah stabil. Beras juga Alhamdulillah hari ini enggak ada impor," pungkas Amran.

Zeni TNI AD

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Mulyono mengatakan, keterlibatan TNI dalam mencetak sawah sesuai dengan aturan Undang-Undang nomor 34 tahun 2004, khususnya terkait tugas operasi militer selain perang.

"Kegiatan kita melaksanakan pendampingan dengan Kementan. Hal ini sesuai dengan UU TNI nomor 34 di dalamnya ada tugas operasi militer selain perang. Nah ada 14 tugas yang harus saya lakukan dalam tugas operasi militer selain perang. Salah satu tugasnya yaitu membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan," terang Jenderal Mulyono di Kementerian Pertanian.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pasukan yang ditugaskan untuk mencetak sawah adalah dari kesatuan Zeni.

"Satuan yang memiliki tugas cetak sawah seperti dinas Zeni TNI-AD itu salah satu kemampuannya adalah konstruksi dalam cetak sawah. Jadi saya kerahkan terkait itu," tutur Mulyono. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed