GE PHK 12.000 Karyawan di Dunia

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 08 Des 2017 11:20 WIB
Foto: Reuters
Las Vegas - General Electric akhirnya merumahkan 12.000 karyawan yang tersebar di seluruh dunia. Keputusan ini diambil karena lesunya permintaan pembangunan pembangkit listrik dengan bahan bakar fosil sehingga memukul keuangan perusahaan.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (8/12/2017), perusahaan asal Amerika Serikat (AS) akan menghemat US$ 1 miliar di 2018 lewat kebijakan itu.

Diketahui banyak negara sekarang lebih ingin membangun pembangkit dengan bahan bakar energi terbarukan, seperti angin hingga tenaga matahari. Alasannya, karena lebih efisien dan ramah lingkungan.

GE sebenarnya juga terlibat dalam bisnis energi terbarukan, akan tetapi keuntungan yang didapat tak sebesar pembangunan pembangkit berbahan bakar fosil.

"Pasar pembangkit listrik dengan tenaga fosil, termasuk gas dan batubara telah melunak," tulis pernyataan GE.

Dari 12.000 orang yang terkena PHK, porsi paling besar berada di wilayah Eropa. Khususnya untuk negara Swiss, Jerman dan Inggris. Pihak GE menyesalkan adanya PHK, akan tetapi ini dibutuhkan demi keberlangsungan perusahaan.

"Keputusan ini memang menyakitkan, namun memang perlu bagi GE Power untuk merespons kondisi yang ada, yang mendorong volume produk dan layanan secara signifikan lebih rendah," kata Kepala GE Power Russell Stokes. (mkj/zlf)

Tag Terpopuler