Follow detikFinance
Selasa, 12 Des 2017 12:13 WIB

Jokowi Ingin Publik Pisahkan Persepsi Politik dan Ekonomi

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Rusman - Biro Pers Setpres Foto: Rusman - Biro Pers Setpres
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin publik tak terlalu risau dengan kondisi ekonomi di tahun politik tahun jatuh pada 2018 dan 2019. Menurutnya lebih baik pisahkan persepsi tentang politik dan ekonomi.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam acara Sarasehan 100 Ekonom di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2017).

"Saya kira, kalau kita bersama-sama bisa memilah, paling tidak persepsi ini politik ini ekonomi, yang ekonomi berjalanlah ekonomi, yang politik ya berjalanlah politik," jelasnya.


Tahun politik, kata Jokowi tidak hanya terjadi sekarang, melainkan sudah berulang kali. Artinya tidak perlu ada kekhawatiran yang berlebihan, khususnya dari dunia usaha.

"Artinya apa, marilah kita mulai bersama-sama agar politik di wilayah politik, ekonomi di wilayah ekonomi. Ini bukan pertama kali Indonesia menjalankan pilkada serentak, bukan pertama kali pemilu dilaksanakan di negara kita," terangnya.

"Kemarin baik-baik saja, aman-aman saja itu. Ekonomi kita tidak terpengaruh dengan pilkada yang kemarin-kemarin kita jalankan," tegas Jokowi.

(mkj/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed