Sudah Diresmikan, Tol Soroja Belum Beroperasi Penuh

Mochamad Solehudin - detikFinance
Jumat, 22 Des 2017 13:46 WIB
Foto: Wisma Putra
Bandung - Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja). Namun sampai saat ini jalan tol tersebut belum beroperasi penuh.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa menjelaskan tol sepanjang kurang lebih 10,5 kilometer itu belum dapat dioperasikan sepenuhnya. Penyebabnya karena masih ada masalah menyangkut konektifitas antara Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Soroja dan BUJT Padalarang - Cileunyi dan Cipali yang belum selesai.

Ketiganya saat ini masih membahas mengenai pendapatan masing-masing ketika Tol Soroja ini sistem pembayarannya terintegrasi dengan Tol Cipali dan juga Purbaleunyi.

"Ini di luar perkiraan. Konektivitas sistem dengan Tol Cipali dan Purbaleunyi ke Soroja masih disimulasikan semoga ini bisa cepat," kata Iwa saat dihubungi, Jumat (22/12/2017).

Iwa berharap pembahasan ini bisa selesai pada pekan ini. Sehingga masyarakat bisa secara maksimal mengakses jalan tol yang menjadi penghubung antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung ini.


"Pembagian sharing pendapatan tiga operator (jalan tol) ini diharapkan tuntas pekan ini," ujar Iwa.

Bila itu selesai, maka operator Tol Soroja bisa menerapkan tarif yang sudah ditetapkan Kementerian PUPR. Menurutnya tarif tol dalam kota ini akan menerapkan sistem jauh dekat dengan rincian untuk kendaraan golongan I Rp7.000, golongan II Rp10.500, golongan III Rp14.000, golongan IV Rp17.500 dan golongan V Rp21.000.

Iwa juga berharap Tol Soroja ini bisa menampung kendaraan di libur Natal dan Tahun Baru 2018. "Kalau sistem sudah selesai, maka tarif diberlakukan berapa per jam lalu lintas kendaraan," ucap Iwa.

(ang/ang)