Follow detikFinance
Selasa 02 Jan 2018, 17:53 WIB

Inflasi Tahun Lalu 3,61%, Sri Mulyani: Jauh di Bawah Prediksi

Hendra Kusuma - detikFinance
Inflasi Tahun Lalu 3,61%, Sri Mulyani: Jauh di Bawah Prediksi Foto: Dok. Kementerian Keuangan
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat inflasi sepanjang 2017 sebesar 3,61% atau masih jauh dari asumsi APBN-P yang ditetapkan 4,3%, adapun khusus Desember terjadi inflasi 0,71%.

Menanggapi itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan rendahnya inflasi pada 2017 dikarenakan pemerintah berhasil menjaga inflasi dari sektor harga bergejolak atau volatile food.

"Hari ini BPS mengumumkan inflasi, ini di bawah 4% jauh dibanding yang sebelumnya diprediksi Bank Indonesia (BI)," kata Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (2/1/2018).

Dia menuturkan, tingkat inflasi pada 2017 juga saat ini lebih dikarenakan komponen harga yang diatur oleh pemerintah sedangkan untuk komponen harga bergejolak atau volatile food berhasil terjaga.

"Memang tren 2017 yang mengkontribusikan paling tinggi adalah administered price terutama pada saat kenaikan harga listrik, tapi volatile food dan dari sisi core inflation cukup stabil, bahkan volatile food mengalami penurunann tajam," tambah dia.

Sedangkan untuk tingkat kemiskinan yang turun menjadi 10,12% per September 2017, menjadi tren yang positif bagi perekonomian nasional.

"Ini adalah tren positif dan kita berharap dengan seluruh program pengentasan kemiskinan dan pembangunan, akan bisa menurunkan tingkat kemiskinan tidak hanya di Pulau Jawa tapi di pulau lain," tutup dia. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed