Follow detikFinance
Sabtu, 13 Jan 2018 12:58 WIB

Impor 500.000 Ton Beras Khusus Masuk Bertahap ke Indonesia

Hendra Kusuma - detikFinance
Ilustrasi Foto: Ibnu Munsir Ilustrasi Foto: Ibnu Munsir
Jakarta - Pemerintah memutuskan untuk impor beras jenis khusus sebanyak 500.000 ton guna menekan harga yang belakangan ini melewati batas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Beras khusus yang diimpor ini berasal dari Vietnam dan Thailand. Adapun, jenis beras khusus ini tidak ditanam di Indonesia dan biasanya untuk konsumsi hotel, restoran, dan ketering. Ditargetkan pada akhir Januari ini sudah masuk ke Indonesia.

Namun, salah satu sumber detikFinance di PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) menyebutkan, impor dilakukan secara bertahap sesuai dengan batas waktu yang ditentukan pemerintah.

"Biasanya pasti bertahap, enggak mungkin langsung 500 ribu ton itu enggak mungkin, untuk kapal pun enggak mungkin," kata dia kepada detikFinance, Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

Dia menjelaskan, impor beras yang bakal masuk akhir Januari ini merupakan tahapan pertama yang dilakukan oleh PPI sebagai BUMN yang mendapat penugasan dari pemerintah.


"Iya maksudnya itu yang tahapan itu, tapi diusahakan semaksimal mungkin karena tergantung shipment-nya," jelas dia.

Mengenai kapan waktu impor beras jenis khusus ini direalisasikan. Dia menjelaskan, sampai saat ini manajemen masih melakukan koordinasi dengan pemerintah dan pihak terkait lainnya.

"Proses impornya sampai sekarang belum ini, karena kami baru dapat penugasan tanggal 10 atau 11 (Januari). Itu kan kami harus bicarakan dulu. Kalau proses impor ya seperti biasa saja. Tapi nanti dengan mekanismenya bagaimana, kalau proses impor ya biasa saja. Seperti umum saja," tukas dia.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed