Follow detikFinance
Jumat, 19 Jan 2018 20:54 WIB

RI Impor Beras 500.000 Ton, Darmin: Minggu Depan akan Berjalan

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Alfathir Yulianda Foto: Alfathir Yulianda
Jakarta - Pemerintah akan mengimpor 500.000 ton beras akhir Januari ini. Perum Bulog akan mengimpor beras-beras itu dari Thailand dan Vietnam.

Menurut Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Darmin Nasution, sudah meminta Perum Bulog segera menyelesaikan proses tender, sehingga beras impor bisa segera masuk.

Targetnya, kata Darmin, beras impor mulai masuk akhir Januari ini alias pekan depan.


"Kita sedang mem-push Bulog segera menyelesaikan proses tendernya, sekarang sudah selesai. Proses minggu depan akan berjalan," jelas Darmin di Jakarta, Jumat (19/1/2018).

Darmin mengatakan, impor beras dapat membantu menurunkan harga di pasaran. Selain itu ia juga mendorong Bulog untuk selalu melakukan operasi pasar.

"Mudah-mudahan harga bisa turun. Kita minta Bulog operasi pasar full, karena kalau tidak, nggak turun harga," tutupnya.

Dia menambahkan, masyarakat jangan lagi berdebat soal kondisi pasokan beras, apakah surplus atau defisit. Pasalnya, kenyataan saat ini adalah harga beras naik, dan pemerintah berupaya menekan lonjakan harga lewat kebijakan impor.

"Tolong enggak usah lagi ikut-ikutan berdebat ini surplus atau defisit. Harganya naik! Itu saja," tutur Darmin. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed