Follow detikFinance
Selasa, 23 Jan 2018 18:05 WIB

Sri Mulyani Disanjung Anggota DPR: Kok Ibu Makin Cantik?

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati rapat dengan Komisi XI DPR RI untuk membahas mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Badan Layanan Umum (BLU) Sawit dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Ada kejadian menarik di rapat ini.

Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Komisi XI Melchias Marcus Mekeng dan dilanjutkan penjelasan oleh Sri Mulyani. Kurang lebih 40 menit memberikan penjelasan terkait dengan RUU PNB dan BLU sawit dan PIP.

Usai memberikan penjelasan, maka tahap rapat selanjutnya adalah memberikan kesempatan para anggota Komisi XI DPR melayangkan masukan, pertanyaan, bahkan ada juga yang menyampaikan pujian.


Seperti halnya yang dilakukan oleh Anggota Komisi XI dari Fraksi Partai Gerindra Haerul Saleh. Saat mendapatkan kesempatan untuk bertanya, dia mengaku pangling saat melihat Sri Mulyani.

"Saya agak ragu ini bu menkeu atau bukan, kok makin cantik," kata Haerul di ruang rapat Komisi XI, Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Tidak sampai di situ, Haerul juga menyebutkan, penampilan Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini penampilannya cantik.

"Kalau penampilannya cantik berarti kondisi keuangan masih bagus, saya menjadi nyaman," tambah dia.

Usai memuji, anggota yang berasal dari daerah Sulawesi Tenggara ini mempertanyakan terkait dengan alokasi kredit mikro kecil ke wilayah Indonesia Timur.

Menurut dia, pemerintah masih memfokuskan alokasi penyaluran kredit mikro kecil ini terfokus di Pulau Jawa.

"Saya bingung bagaimana nyambung, kita alokasikan banyak di Jawa, sedangkan orang miskin banyak di luar Jawa. Pada target penyaluran untuk Sulawesi Tenggara hanya Rp 2 miliar, jauhlah artinya orang miskin di sana tidak mungkin dijangkau, lalu sasaran umi ini apa, disparitas penyaluran program ini antara Jawa dengan khususnya Indonesia Timur sangat jauh, sementara di sanalah orang miskin yang banyak," tutup dia.

Rapat yang diagendakan pada pukul 14.00 WIB baru dimulai pada pukul 15.25 WIB, daftar hadir ditandatangani oleh 17 anggota dari 8 fraksi. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed