Follow detikFinance
Kamis, 25 Jan 2018 13:15 WIB

Kejar Setoran, Dirjen Pajak: Kita akan Bekerja Lebih Smooth

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Luthfy Syahban/Infografis Foto: Luthfy Syahban/Infografis
Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan mendapat tugas untuk mengumpulkan penerimaan pajak sebesar Rp 1.385,9 triliun di tahun ini, atau meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu yang Rp 1.283,6 triliun.

Dirjen Pajak Robert Pakpahan mengatakan, tidak ada upaya khusus bagi otoritas pajak untuk mengejar target penerimaan, serta tidak adanya kebijakan besar yang bakal diterbitkan.

"2018 juga tidak ada policy besar seperti pada 2016 yang ada tax amnesty, yang sudah masuk itu KUP itu hanya administratif, kalau KUP disahkan itu administrasi saja, jadi tidak ada yang sebesar TA dan di AS, meskipun kita lagi godok RUU PPN, PPh di kementerian," kata Robert saat acara Mandiri Investasi Market Outlook 2018 di Ritz Carlton PP, Jakarta, Kamis (25/1/2018).

Target penerimaan pajak pada tahun ini yang meningkat sekitar 20% bisa didorong dengan pemanfaatan data baru yang berasal dari program tax amnesty, serta memaksimalkan lagi proses bisnis yang sudah ada.

"Yang pertama itu kita akan mengedukasi kepada orang, tax payer itu sebagian sudah tahu dan sebagian juga ada yang tidak tahu, jadi edukasi kita kedepankan," tambah dia.

Robert mengungkapkan, jika ekonomi nasional sepanjang 2018 dalam kondisi yang baik bahkan lebih tinggi dari tahun lalu, penerimaan pajak bisa tumbuh mencapai 16%.

"Jadi kita akan bekerja lebih smooth, efisien dan mengecek kepatuhan. Karena ada beberapa policy yang sudah disiapkan, data dari situ kan perlu diedukasi, lalu ada juga AEoI yang diimplementasikan tahun ini, itu akan kami upayakan bagaimana menerima dan mengelola data tersebut. Ini yang akan dilakukan di 2018," kata dia (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed