Follow detikFinance
Kamis, 01 Mar 2018 18:53 WIB

Bantu Pemerintah Kurangi Impor, PTPN X Tanam Kedelai

Andhika Dwi - detikFinance
Foto: Andhika Dwi Foto: Andhika Dwi
Kediri - Impor kedelai dari Amerika Serikat meningkat sejak 2016 dan 2017. Hal ini membuat PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X melakukan penanaman dan penyiapan benih kedelai.

Berlokasi di Desa Jengkol, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, PTPN X melakukan optimalisasi lahan dengan penanaman benih kedelai seluas 20 Hektar.

Berdasarkan data yang diperoleh dari data Badan Pusat Statistik (BPS). Indonesia mengimpor kedelai tidak termasuk biji pada 2016 nilainya US$ 947,2 juta dan pada 2017 nilainya meningkat US$ 1,13 miliar.

"Nah Itu, ini juga salah satu cara PTPN X membantu program pemerintah tidak dengan tanam kedelai saja, namun juga penyiapan benih untuk jangka panjangnya," ucap Direktur Utama Bidang Operasional, Mustaqim kepada detikFinance. Kamis, (1/3/2018) usai melakukan pembukaan tanam perdana benih kedelai bersama dengan sejumlah direksi pabrik gula di wilayah PTPN X.

Selain membantu program pemerintah, di tengah menurunnya luasan panen kedelai nasional pada tahun 2016 yang hanya 576.987 hektar, pada tahap awal ini PTPN X berupaya melakukan optimalisasi lahan dengan menanam kedelai di lahan HGU miliknya seluas 20 Ha. Penanaman kedelai dengan varietas Aniasmom ini memiliki potensi produktivitas minimal 2 Ton/Ha.

Ke depannya pengelolaan on farm kedelai akan dilakukan oleh tim HGU Diengkol dan dibantu oleh Pusat Penelitian (Puslit) Jengkol.

Pengelolaan on farm ini akan menerapkan Standard Operating Premium (SOP) yang benar, mulai dari pembajakan hingga panen. Nantinya pengelolaan on farm akan memakan waktu kurang lebih 120 hari. Sedangkan panen kedelai akan dilakukan 90 hari setelah masa tanam.

Hasil panen kedelai tahun 2018 ini akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala, dari sisi pengelolaan, produktivitas, hingga kualitas hasil. Evaluasi tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan tanam kedelai tahun 2019.

Senada dengan Mustaqim, General Manager PG Pesantren Baru Kediri, Koes Darmawanto mengaku sangat senang dengan program penanaman dan penyiapan benih kedelai di Jengkol.

"Ini merupakan bukti nyata kami membantu program pemerintah terutama dengan swasembada pangan padi, jagung dan kedelai (pajale), semoga ke depannya dapat semakin lancar dan membawa berkah bagi semua," jelas pria yang akrab disapa dengan Totok ini. (zul/zul)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed