Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 05 Mar 2018 12:20 WIB

Mau Kejar Ketertinggalan, RI Harus Kuasai Teknologi

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Dalam beberapa kesempatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Indonesia tertinggal dari negara tetangga dalam hal pembangunan infrastruktur. Sehingga, butuh upaya ekstra dalam hal pembangunan infrastruktur.

Upaya mengejar ketertinggalan pun tak bisa hanya mengandalkan upaya dari pemerintah. Butuh dukungan tenaga dan pemikiran dari berbagai pihak. Tujuannya agar pemecahan masalah bisa dilakukan tidak hanya dari satu sisi saja melainkan bisa melingkupi berbagai aspek.


IA ITB sebagai wadah resmi alumni ITB terus menerus berusaha mendorong Indonesia menjadi bangsa pemenang melalui penguasaan teknologi dan industrialisasi.

Untuk mewujudkan hal tersebut perlu digalang sinergi alumni ITB sehingga potensi-potensi yang ada bisa saling mendukung terutama menjelang 100 tahun ITB di 2020.

"IA ITB konsisten melakukan aktivitas untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa pemenang. Aktivitas didasarkan pada dua pilar yaitu membangun sinergi dan mendorong militansi Indonesianisme untuk penguasaan teknologi dan industri," papar Ketua Umum IA ITB Ridwan Djamaluddin dalam keterangannya, Senin (5/3/2018).

Aktivitas yang sudah dilakukan oleh IA ITB antara lain inisiator pembentukan Himpuni, Indonesianisme Summit 2016 & 2017, Sinergi Run, Olah raga bersama IA ITB dan TNI.


Guna sinergi potensi semakin berkembang serta menjelang 100 tahun ITB di 2020, IA ITB mengadakan acara "Anak Gajah Pulang Kampung".

Suatu acara yang dihadiri oleh para alumni ITB baik yang duduk di kabinet, pejabat negara, eksekutif perusahaan, peneliti, para pengajar, dan pengusaha di hari sabtu 3 Maret 2018.

Pokok acara ini adalah diskusi terbuka antar alumni ITB dalam kerangka pemenangan teknologi dan industri Indonesia serta memperkuat kontribusi kepada negeri.

IA ITB akan memaparkan rencana kerja ke depan antara lain Apresiasi teknopreneur rintisan "Tantangan BISA", Indonesianisme Summit 2018 serta pembangunan Teknopreneur Hub Jakarta dan Bandung sebagai bagian dari usaha memenangkan industri Indonesia.

"Kami berharap acara ini semakin mempererat ITB Brotherhood menjelang 100 tahun ITB," tambah Ridwan. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed