Follow detikFinance
Selasa, 13 Mar 2018 14:35 WIB

Luhut dan Siti Nurbaya Rapat soal Sampah Bali, Apa Hasilnya?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: (Usman Hadi/detikTravel) Foto: (Usman Hadi/detikTravel)
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membahas permasalahan sampah di Bali dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya. Pertemuan tersebut berlangsung kurang lebih dua setengah jam dari pukul 11.00 WIB hingga 13.30 WIB. Apa hasilnya?

Luhut menerangkan, sampah sudah menjadi masalah besar, terlebih di Bali. Bali, kata Luhut, memproduksi sampah sampai 3.000 ton per hari.

"Sampah ini kan sudah jadi masalah besar. Kita identifikasi soal sampah ini, kita ambil model satu Bali. Bali itu bisa memproduksi sampah sampai 3.000 ton per hari atau lebih, 4.000 ton. Sampah itu juga lewat dari utara kemarin ramai diviralkan itu, sehari kemudian sudah nggak ada," kata Luhut di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Dia mengatakan, permasalahan tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja. Apalagi, bulan Februari hingga Oktober sampah di Bali sedang parah-parahnya.

"Tapi kan nggak bisa berhenti gitu aja, karena masalah global, dari China sampahnya juga masuk seperti sekarang ini. Tadi Bupati Badung menyebutkan bulan Februari sampai Oktober itu sampah paling parah di Bali daerah Kuta dan Nusa Dua," ujar dia.

Luhut mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan tim untuk mengatasi masalah sampah tersebut. Tim tersebut akan fokus mengendalikan sampah hingga pada edukasi masyarakat.

"Sekarang timnya sedang kerja, bagaimana menjaring, edukasi people rakyatnya. Kemudian bagaimana juga mengolah sampah ada waste to energy, kedua sampah plastik itu di-convert jadi biodiesel. Dua-duanya paralel sekarang kita jalankan," tutup dia. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed