Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 04 Apr 2018 22:25 WIB

Tarif Pajak UKM Turun Jadi 0,5% Diatur dalam PP

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Selfie Miftahul/detikFinance Foto: Selfie Miftahul/detikFinance
Jakarta - Pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan usaha kecil menengah (UKM) dari 1% menjadi 0,5%. Kebijakan itu akan diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP).

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, tidak ada kebijakan yang berubah terkait besarnya tarif maupun batasan omzet. Menurutnya, tarif PPh tetap 0,5% untuk UKM dengan omzet kurang dari Rp 4,8 miliar/tahun.

Setelah PP tersebut selesai disusun, selanjutnya akan ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi).


"Itu PP (aturan penurunan pajak) harus teken dulu sama presiden," kata Darmin di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (4/42018).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) turun menjadi 0,5% dari yang sebelumnya sebesar 1%. Jokowi berjanji aturan tersebut bakal terbit pada akhir Maret ini.

"Ini sudah kami rapatkan tiga kali dan Insya Allah nanti akhir bulan ini pajaknya akan kita turunkan dari 1% menjadi 0,5%," kata Jokowi.


Tarif pajak PPh final diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2013. Sasaranya wajib pajak (WP) pribadi maupun badan yang punya usaha dengan omzet kurang dari Rp 4,8 miliar dalam setahun. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com