Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 08 Jun 2018 09:40 WIB

Pemda 'Galau' soal Pencairan THR PNS Daerah

Hendra Kusuma - detikFinance
1 Protes Risma
Halaman 2 dari 5
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
FOKUS BERITA THR PNS Naik

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berhati-hati sebelum memutuskan memberi Tunjangan Hari Raya (THR) pada Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS.

"Ya gimana, aku dapat uang dari mana. Kita kan tidak bisa tiba-tiba, semua kan terploting anggarannya dan semua harus persetujuan DPRD dan saat masukan ke DPRD ada rinciannya, gaji sekian. Kalau ada yang baru saya tidak berani," kata Tri Rismaharini di sela-sela sidak di Jalan Kenari, Surabaya, Rabu (6/6/2018).

Risma mengaku tidak bisa mendadak bisa mengalokasikan dan membagikan THR.

"Kan tidak bisa mendadak. Kalau memang itu saya lihat lagi. Apalagi waktunya mendesak. Tidak memungkinkan kan kita waktu ajukan ke dewan (DPRD)," kata perempuan yang akrab disapa Risma ini.

Menurutnya, selama ini pengajuan anggaran harus melalui dan persetujuan DPRD serta ada rincian detail.

"Gaji sekian, tujuan apa, kalau alokasikan lebih lebih itu salah manajemen keuangannya. Saya pun tidak mau kalau uang itu tidak terpakai," tambah Risma.

Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini mengaku sedang melakukan pembahasan internal sebelum mengamini pemberian THR untuk PNS.

"Ini saya lagi bahas jangan sampai saya salah menerjemahkan, kalau saya ajukan ke DPRD berarti saya sepakat. Saya bahas dengan tenaga ahli. Jangan sampai keliru, mosok sing nerimo wong liyo aku sing aku," jelas dia.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed