Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 08 Jul 2018 19:25 WIB

AS-China Perang Dagang, Daging hingga Reaktor Nuklir Makin Mahal

Danang Sugianto - detikFinance
Halaman 1 dari 2
Foto: Nadia Permatasari/Infografis Foto: Nadia Permatasari/Infografis
Jakarta - Hubungan antara Amerika Serikat dan China terus memanas. Kedua negara ini mendeklarasikan untuk melakukan perang dagang. Akibatnya 1.300 produk akan semakin mahal.

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerapkan tarif baru untuk impor dari China dengan nilai tahunan US$ 34 miliar (Rp 489,6 triliun). Tindakan itu pun memicu Beijing untuk memberi respons serupa dengan memberlakukan tarif ke 545 produk impor AS dengan nilai yang sama, yaitu US$ 34 miliar.

Para perusahaan importir di kedua negara tersebut tentu dihadapi sebuah dilema, apakah menaikkan harga jual atau menipiskan margin keuntungan. Meski begitu dapat dipastikan akan berpengaruh pada nilai jual produk di kedua negara tersebut.

Mengutip CNN Money, Minggu (8/7/2018), setidaknya akan ada 1.300 produk yang harganya akan meningkat di AS. Hal itu berdasarkan produk-produk China yang masuk ke AS. Berikut di antaranya:

Barang AS di China

Daging

- Daging unggas
- Daging beku
- Daging babi
- Ayam beku
- Bebek beku

Buah dan sayuran

- Kentang
- Jamur
- Apel
- Ceri
- Alpukat

Produk turunan susu

- Butter
- Cream
- Yogurt

Ikan

- Salmon merah beku
- Makarel beku
- Tuna beku

Seafood

- Cumi beku
- Lobster
- Gurita
- Sirip ikan hiu
- Bulu babi

Tembakau

- Rokok tembakau
- Cerutu tembakau

Makanan hewan peliharaan

- Makanan kucing kalengan
- Makanan anjing kalengan

Minuman

- Whiskey
- Etanol yang dimodifikasi
- Jus jeruk dengan gula di bawah 20%

Kendaraan

- Kendaraan berpenumpang kecil dan besar
- Kendaraan off-road

Klik selanjutnya (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed