Follow detikFinance
Kamis, 12 Jul 2018 15:35 WIB

Dikritik Fahri, Ini Fakta-fakta Susi Berantas Illegal Fishing

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Halaman 1 dari 6
Foto: Nita Sari Foto: Nita Sari
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali mendapat serangan terkait aksinya menenggelamkan kapal-kapal maling ikan. Setelah sebelumnya politikus Gerindra, Fadli Zon menyinggung soal kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kali ini giliran Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritisi kinerja Susi. Keduanya sama-sama dilakukan lewat media sosial Twitter.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritik kinerja Susi yang menyebut baru melakukan langkah awal selama memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan. Menurutnya, langkah Susi memberantas illegal fishing belum mampu memperbaiki kondisi dunia perikanan dan laut Indonesia.

"Teori ibu tentang bertambahnya jumlah ikan setelah pertunjukan 'ngebom' itu bohong. Nggak usah hitung kepala ikan di laut yang luasnya 75% bumi dan 75% nusantara. Hitung jumlah kepala orang miskin saja kita nggak sanggup. Poros maritim Jokowi jadi nggak jelas. Di laut kita binasa," ujar Fahri.

Susi sendiri memberantas illegal fishing sebagai langkah awal penyelesaian persoalan perikanan di Indonesia. Dalam mewujudkan sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang mandiri, maju dan kuat, pemerintah memulainya dengan membangun kedaulatan terlebih dahulu, yakni dengan menjadikan laut Indonesia dikuasai sebesar-besarnya oleh rakyat Indonesia.

Berikut fakta-fakta mengenai kiprah Susi dalam memberantas illegal fishing, yang dirangkum detikFinance, Kamis (12/7/2018): (eds/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed