Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 27 Jul 2018 11:08 WIB

Mendes Terima Penghargaan Tokoh Pemberdayaan Rumah Zakat

robi setiawan - detikFinance
Foto: Kemendes PDTT Foto: Kemendes PDTT
Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo menerima penghargaan sebagai Tokoh Pemberdayaan dari Rumah Zakat.



Dalam acara ini, Eko menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rumah Zakat karena telah berkontribusi mengurangi angka kemiskinan di desa. Menurutnya, Rumah Zakat telah berkontribusi mengurangi kemiskinan.

"Rumah Zakat bukan hanya membantu masyarakat miskin dengan memberikan 'ikan', tetapi juga memberikan 'kailnya', dengan membantu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan sebagainya. Jadi zakat membantu kita mengurangi kesenjangan," ujar Eko dalam keterangan tertulis, Jumat (27/7/2018).



Eko yang hadir dalam acara perayaan hari ulang tahun Rumah Zakat ke-20 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta juga mengapresiasi program Rumah Zakat untuk mengentaskan 5 ribu desa tertinggal menjadi desa mandiri.

Program tersebut telah terealisasi sebanyak 2 ribu desa. Untuk itu dirinya mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk menyalurkan zakat dan membantu Rumah Zakat mengentaskan desa-desa tertinggal.

"Zakat sudah diatur oleh agama untuk membantu mengurangi kesenjangan. Rumah Zakat ini punya program akan mengentaskan 5.000 desa tertinggal menjadi desa mandiri. Sekarang sudah terentaskan 2.000 desa tertinggal dari zakat. Terima kasih rumah zakat karena ikut berkontribusi," katanya.

Sementara CEO Rumah Zakat, Nur Efendi mengatakan program Rumah Zakat 2018 fokus pada satu model pemberdayaan yang terintegerasi pada wilayah pedesaan. Sebab menurutnya kondisi desa masih sangat memprihatinkan yang tentu membutuhkan uluran tangan.

"Kenapa desa? Kemiskinan terakhir menurun paling banyak itu di desa. Kalau kita bedah desa itu sebenarnya (kondisinya) parah sekali," kata Efendi.

Efendi mengatakan bahwa program Rumah Zakat untuk pedesaan ini tersebar dari Aceh hingga Papua. Menurutnya, hal tersebut adalah cara bagi Rumah Zakat untuk berkontribusi pada negara.

"Ini adalah cara kita untuk bisa berkontribusi pada Indonesia," ujarnya. (mul/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed