Follow detikFinance
Senin, 06 Agu 2018 15:10 WIB

Mampukah Pemerintah Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 5,4%?

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di 2018 sebesar 5,4%. Sampai dengan semester I tahun ini realisasinya sebesar 5,17%, angka ini berasal dari kuartal I sebesar 5,06% dan kuartal II 5,27%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan ada beberapa langkah yang harus dilakukan pemerintah untuk bisa mengejar pertumbuhan ekonomi 5,4%.


Langkah pertama, kata dia, adalah menjaga tingkat inflasi di level rendah atau terkendali. Asumsi dasar APBN inflasi di 2018 sebesar 3,5%.

"Lalu serapan pemerintah digalakkan jangan menumpuk di kuartal IV, idealnya rata-rata per kuartal, satu kendala yang perlu kita waspadai adalah kenaikan impor tinggi, karena itu menjadi faktor pengurang," kata Suhariyanto di kantor pusat BPS, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2018).

Selanjutnya, pemerintah juga harus mendorong sektor PMTB atau investasi yang memiliki andil cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Beri kepercayaan kepada investor, bahwa situasi politik bagus, supaya tidak ada isu miring, lalu seperti OSS itu sebuah terobosan supaya investor bisa mendapat izin lebih mudah," jelas dia.


Selain itu, pemerintah juga harus menyalurkan bantuan sosial (bansos) secara tepat sasaran dan tepat waktu. Sehingga, kelompok 40% paling bawah masih bisa dijaga tingkat konsumsinya.

"Kita semua tahu ini trennya ini menumpuk di kuartal II, ritelnya bagus, penjualannya sepeda motor mengesankan, transaksi kartu kredit tumbuh 9%, bansos besar, sehingga persentasenya naik," tutup dia. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed