Follow detikFinance
Senin, 20 Agu 2018 13:35 WIB

Sri Mulyani Minta BPDP Sawit Bisa Ikut Kurangi Kemiskinan

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Pradita Utama Foto: Pradita Utama
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kepada badan layanan umum (BLU) BPDP Kelapa Sawit untuk berperan lebih jauh bagi perekonomian nasional.

Beberapa upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menggenjot ekspor, meningkatkan kualitas SDM, hingga bersinergi dengan pihak swasta maupun BUMN.

"Peranan kelapa sawit sangat penting, kita anggap secara keseluruhan ekonomi didorong oleh semua sektor," kata Sri Mulyani di acara Seminar Nasional Sawit Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (20/8/2018).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga meminta BPDP Kelapa Sawit untuk bisa bersinergi dengan sektor swasta maupun BUMN dalam memecahkan berbagai persoalan, seperti angka kemiskinan, pengangguran, hingga penciptaan lapangan kerja.

Sebab Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kata Sri Mulyani, tidak bisa menyelesaikan semua persoalan.


"Dana dari APBN tidak cukup menyekesaikan masalah negara, tapi digunakan sefektif dan efisien mungkin, dan kita transparan dan disampaikan ke masyarakat," jelas dia.

"Karena APBN tidak cukup, maka kita perlu partisipasi swasta dan BUMN, pelaku usaha adalah partner kita, menjaga ekonomi dan menciptkan nilai tambah, lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan," tambah dia.

Oleh karena itu, Sri Mulyani mengungkapkan anggaran BPDP kelapa sawit yang sudah dialokasikan dapat digunakan seoptimal mungkin dan menghasilkan atau berkontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional.

"Kami siap mendukung, membantu bahkan lakukan adjusment agar bisa menguatkan kelembagaan BPDP, agar masyarakat menikmati manfaatnya, ekonomi kita kuat, ekspor meningkat, sawit menjadi komoditi penting," tutup dia.

(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed