Follow detikFinance
Rabu, 05 Sep 2018 12:36 WIB

Anies Kejar Target Investasi di DKI Naik 6,5% Tiap Tahun

Mochamad Zhacky - detikFinance
Foto: Mochamad Zhacky Kusumo/detikcom Foto: Mochamad Zhacky Kusumo/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan kenaikan besaran investasi di Ibu Kota 6,5 % setiap tahun. Pemprov DKI menargetkan besaran investasi yang masuk sebesar Rp 93 triliun di 2018 ini,

Begitu disampaikan Anies saat memberikan sambutan dalam acara sosialisasi pedoman kerja Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan Polri di Balai Kota DKI, Rabu (5/9/2018). Kepala BKPM Thomas Lembong hadir, dari Polri diwakili oleh Kepala Biro Bina Operasional Baharkam Mabes Polri Brigjen Edi Tambunan.


"Di Jakarta, target investasi kita untuk lima tahun ke depan ini kita sudah proyeksikan. Tahun 2018 ini kita berharap Rp 93 triliun dan pada tahun 2022 kita berharap Rp 124 triliun. Kenaikannya kita harapkan setiap tahun sebesar 6,5 %," kata Anies.

Namun, Anies menyadari untuk berinvestasi di Jakarta tidak mudah. Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi para investor yang Anies sebut unik.

"Ada beberapa tantangan yang di Jakarta cukup unik. Di antaranya soal praktik korupsi, praktik pungli, soal pemalsuan dokumen, potensi kecurangan dalam kegiatan usaha, ada aksi premanisme. Itu semua hal-hal yang kita ketahui ada di masyarakat kita," jelasnya.


Anies berharap dengan adanya pedoman kerja BKPM dengan Polri itu tantangan yang dia sebutkan tadi tidak ditemui para investor. Dengan begitu, target-target yang dicanangkan baik oleh Pemprov DKI maupun BKPM itu bisa terealisasi.

"Karena itu kita berharap dengan adanya sosialisasinya program ini mudah-mudahan akan mengirimkan pesan yang positif (ke para investor). Dan kami apresiasi sekali kepada BKPM dan POLRI yang scara khusus memberikan perhatian," terang Anies. (zak/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed