Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 19 Sep 2018 20:44 WIB

India dan Nepal Mau Tiru Program Dana Desa RI

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Pool Foto: Pool
Jakarta - Staf Khusus Presiden bidang ekonomi Ahmad Erani Yustika menyebut India dan Nepal tertarik membuat program dana desa yang sudah berjalan di Indonesia. Kedua negara tersebut kagum dengan keberanian pemerintah memberikan dana yang tidak sedikit hingga ke tingkat desa.

"Mereka berpikir kok berani Indonesia memberi kepercayaan pada level desa. Kan dana desa langsung diberikan pada desa," kata Erani di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (19/9/2018).


Hal ini berbeda dibandingkan sebelum era Presiden Joko Widodo (Jokowi) di mana dana pembangunan desa diberikan melalui pemerintah kabupaten setempat.

"Sekarang langsung ke desa, bagi mereka menarik. Ada otonomi dan anggaran diberikan pada desa," tutur Erani.

Ia menambahkan perumusan dan dijalankannya program juga ditentukan oleh desa. Pemerintah tidak campur tangan dalam hal ini.

Dana desa, lanjut Erani, dikelola oleh masyarakat desa untuk pembangunan setempat. Program ini dinilai bisa memperkuat ekonomi desa.

"Percuma kalau dana diberikan ke desa, tapi sumber daya dari luar desa, atau dipihak ketigakan," tambah Erani.

Laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa juga dilaporkan dengan pendampingan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Laporan keuangan desa juga diperbaiki (ada) pelatihan BPKP dan sebagainya," tutur Erani. (ara/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed