Follow detikFinance
Rabu, 19 Sep 2018 21:15 WIB

Serbu! Ada 9.000 Lowongan Pekerjaan di Job Fair BLK Bekasi

Nabila Nufianty Putri - detikFinance
Foto: Dok Kemnaker Foto: Dok Kemnaker
Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK) dan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) menyelenggarakan job fair yang berlokasi di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi pada tanggal 19-20 September 2018.

Penyelenggaraan job fair di BLK Bekasi tidak dipungut biaya alias gratis bagi pencari kerja, hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Job fair di BLK Bekasi dimulai pada pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 16.00 WIB.

Dalam job fair tersebut, tersedia 9.000 lowongan pekerjaan dari 84 perusahaan yang berasal dari berbagai sektor usaha antara lain, industri start up, telekomunikasi dan teknologi informasi, perbankan, manufaktur, retail, agro industri, otomotif, dan jasa. Acara ini juga diisi dengan seminar tentang motivasi kerja bagi para pencari kerja,

"Pelaksanaan job fair ini merupakan upaya mempertemukan pemberi kerja dan pencaker secara langsung. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran di Indonesia," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri, dalam keterangan tertulis (19/8/2018).

Hanif mengatakan, melalui job fair angka pengangguran jumlahnya diharapkan akan terus menurun. Di samping itu, job fair juga berfungsi mempromosikan berbagai kebijakan dan program ketenagakerjaan. Hal tersebut diungkapkan saat membuka job fair di Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (19/9/2018).

"Tingkat pengangguran turun dari 7,01 juta orang (6,33%) Februari 2017 menjadi 6,87 Juta orang (5,13%) Februari 2018. Oleh karenanya, kita terus mendorong semua pihak agar bisa menyelenggarakan pameran kerja di berbagai daerah bukan hanya di pusat," ungkap Hanif.

Hanif juga mengungkapkan, penurunan jumlah penganggur, menunjukkan bahwa jumlah kesempatan kerja yang tercipta lebih besar dari pada pertambahan angkatan kerja baru, sehingga jumlah pengangguran terbuka menjadi berkurang.

"Data informasi pasar kerja Kemnaker, menunjukkan pada tahun 2015 telah tercipta dan ditempatkan sebanyak 2,886 juta orang, tahun 2016 sebanyak 2,448 juta orang, dan tahun 2017 sebanyak 2,669 juta orang," papar Hanif.

Hanif menegaskan, melalui kegiatan-kegiatan penciptaan kesempatan kerja baik sektoral maupun perluasan kesempatan kerja, dalam tiga tahun terakhir telah dapat dilampaui target kesempatan kerja 2 juta setiap tahunnya.

"Kegiatan job fair semacam ini adalah kegiatan yang sangat bagus untuk penyerapan angkatan kerja. Selain itu, ke depannya kita juga akan mengarahkan angkatan kerja untuk berani menjadi wirausaha membuka lapangan kerja baru," ujar Hanif. (ega/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed