Follow detikFinance
Senin, 22 Okt 2018 20:05 WIB

Darmin: Produksi Beras bakal Surplus 2,8 Juta Ton

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan produksi beras tahun ini surplus sebanyak 2,8 juta ton. Angka tersebut terungkap dalam rapat data produksi beras di Kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla, Senin siang (22/10/2018).

Menurut Darmin berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) lahan baku sawah tahun ini ada sebanyak 7,1 jua hektar (ha). Angka tersebut berkurang dari sebelumnya 7,750 juta ha di 2013.

Selanjutnya dari luas lahan baku tersebut luas panen mencapai 10,9 juta ha. Artinya, hampir sebagian lahan 7,1 juta ha bisa ditanami padi sebanyak dua kali.

"Hasilnya, dari 7,1 juta lahan baku itu luas panennya 10,9 juta ha. Berarti kalau dibagi itu dapat 1,54 artinya 54% dari sawah bisa ditanami dua kali tahun ini kan," terang Darmin di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (22/10/2018)..

Adapun, dari luas panen tersebut, didapatkan total produksi dalam bentuk beras sebanyak 32,4 juta ton. Sementara angka kebutuhan sebesar 29,6 juta ton.

Artinya, ada surplus sebanyak 2,8 juta ton dari selisih data produksi dan data kebutuhan tersebut.

"Produksi kita tahun ini 32,4 juta ton. Konsumsi 29,6 juta ton. Jadi sebenarnya masih ada lebih 2,85 juta ton," Papar Darmin.

Darmin juga mengatakan angka surplus tersebut rendah, Sebab sebelumnya angka surplus produksi mencapai 20 juta ton.

"Tetapi, kelebihan produksi sebesar itu jauh di bawah, kalau tadinya bisa 20 juta ton itu lebihnya, itu dulu," kata Darmin. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed