Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 29 Okt 2018 23:55 WIB

Cerita Sri Mulyani Cari Informasi Pegawai Kemenkeu Korban Lion Air

Indra Komara - detikFinance
Menkeu Sri Mulyani di RS Polri/Foto: Indra Komara/detikcom Menkeu Sri Mulyani di RS Polri/Foto: Indra Komara/detikcom
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dari pagi hingga malam ini, Senin (29/10/2018) fokus mencari informasi terkait 20 pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat. Sejak siang Sri Mulyani sudah bergerak ke kantor Badan SAR Nasional (Basrnas) di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Selanjutnya, Sri Mulyani mengunjungi Crisis Center kecelakaan Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta. Di sini, Sri Mulyani bertemu keluarga para pegawai Kemenkeu. Tangis pecah saat Sri Mulyani menghampiri para keluarga korban dan saling berpelukan.

Menkeu Sri Mulyani di Crisis Center kecelakaan Lion Air di Bandara Soekaro-HattaMenkeu Sri Mulyani di Crisis Center kecelakaan Lion Air di Bandara Soekaro-Hatta Foto: Dok. Ditjen Pajak

Kesedihan Sri Mulyani nampak terlihat dalam foto-foto yang diposting akun Instagram @ditjenpajakri. Berikut postingan akun Instagram Ditjen Pajak: Menteri Keuangan @smindrawati hadir di Crisis Centre Lion Air di Bandara Internasional Soekarno Hatta untuk mendampingi para keluarga pegawai @kemenkeuri yang menjadi penumpang dalam penerbangan Lion Air JT610 Jakarta - Pangkalpinang. Terdapat 12 pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang menjadi penumpang dalam penerbangan Lion Air JT610 Jakarta-Pangkalpinang.

Di malam hari Sri Mulyani mengunjungi Rumah Sakit (RS) Polri, di Kramat Jati, Jakarta Timur. Sri Mulyani bertemu Kepala RS Polri Kombes Musyafak didampingi suaminya Tonny Sumartono, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, dan Dirjen Marwanto Harjowiryono.

Foto: Indra Komara/detikcom

Usai berbincang dengan Kepala RS Polri, Kombes Musyafak, Sri Mulyani menjelaskan korban pegawai Kemenkeu bekerja di 3 Direktorat Jenderal (Ditjen), yaitu Ditjen Pajak, Ditjen Perbendaharaan, dan Ditjen Kekayaan Negara.

"Dari tadi pagi kami mengidentifikasi, kebetulan jajaran Kemenkeu dari tiga Ditjen, yang paling besar adalah Ditjen Pajak, ada 12 staf dari kantor pelayanan baik di Pangkalpinang maupun Bangka. Kemudian dari Ditjen Perbendaharaan ada 6, dan kemudian dari Ditjen Kekayaan Negara ada 3," terang Sri Mulyani di RS Polri, Senin malam (29/10/2018).

Selain itu, kata Sri Mulyani, ada juga 2 pegawai Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan yang menjadi korban, dan Salah satunya punya pasangan yang bekerja di Kemenkeu.

Foto: Indra Komara/detikcom

Sri Mulyani menambahkan kedatangannya ke RS Polri untuk mendapat informasi mengenai proses yang akan dijalani terhadap para korban. Sri Mulyani juga berharap para keluarga, melalui Crisis Center di Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, maupun di RS Polri Kramat Jati, bisa mendapat kepastian informasi anggota keluarga mereka yang menjadi korban.

"Saya sebagai pimpinan kemenkeu betul-betul merasa berduka (terbata bata nahan nangis), atas kehilangan staf kami. Saya berharap untuk Tuhan YME, Allah SWT, untuk menjaga, mengampuni dosa mereka, dan mendapat tempat yang baik," kata Sri Mulyani.

"Mereka semua meninggal dalam tugas, dan untuk keluarganya mendapat kesabaran dan ketabahan. Kami dari kemenkeu akan terus membantu keluarga mereka untuk terus bisa melalui proses ini, dan kemenkeu akan terus bangkit kembali agar kami terus bisa menjaga tugas dan fungsi kita," tutur Sri Mulyani. (idn/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com