Follow detikFinance
Kamis, 01 Nov 2018 19:20 WIB

Perindo Bakal Ekspor Ikan Rp 1,5 T ke Kuwait hingga Jeddah

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Ilustrasi Ikan (Foto: Pradita Utama) Ilustrasi Ikan (Foto: Pradita Utama)
Jakarta - Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) mulai menjajaki komitmen ekspor senilai US$ 101 juta dolar AS atau setara Rp 1,5 triliun (kurs Rp 15.115).

Sekretaris Perusahaan Perum Perindo Agung Pamujo menjelaskan, komitmen ekspor dilakukan ke tujuh negara, seperti Algeria, Serbia, Vietnam, Italia, China, Kuwait dan Jeddah.

"Kami tentu menindaklanjuti komitmen dengan pihak-pihak terkait. Kami mencoba memenuhi permintaan mereka," ujar dia, dalam keterangan tertulis yang diterima detikFinance, Kamis (1/11/2018).


Perjanjian expor ini didapat Perindo dari helatan Trade Expo Indonesia atau TEI 2018 pada 24-28 Oktober lalu.

Secara rinci Agung menjelaskan, negara seperti Algeria misalnya, negara di Afrika Utara ini memesan tuna 60 ton per hari atau 14.400 ton per tahun dari Indonesia.

"Artinya, valuasi nilai yang bakal didapat Perum Perindo yakni US$ 28,8 juta dolar atau setara Rp 435,31 miliar," kata dia.

Selanjutnya, Serbia memesan ikan lemuru fillet dan tuna chunk dengan nilai US$ 8,9 juta dolar AS atau setara Rp 134 miliar per tahun. Adapun Vietnam meminta produk long tail tuna dengan nilai US$ 1,8 juta dolar AS atau setara Rp 27 miliar per tahun.

Berbeda dengan Italia, negara tersebut memesan cumi, sotong, red snapper whole, octopus dan fillet snapper dengan total nilai US$ 49,41 juta dolar AS atau setara Rp 746,832 miliar per tahun.

Negara Tirai Bambu China dan Kuwait memesan produk hasil budidaya Perum Perindo yakni masing-masing udang vannamei senilai US$ 9,6 juta dolar AS atau setara Rp 145 miliar dan udang tiger dengan nilai US$ 1,92 juta dolar AS atau setara Rp 28 miliar per tahun.


Negara di Timur Tengah, yakni Jeddah memilih ikan segar untuk diimpor ke negaranya dari Perum Perindo. Jeddah memesan ikan Parrot, Grouper dan Anggoli dengan valuasi US$ 1,35 juta dolar AS atau setara Rp 20 miliar per tahun.

"Dengan begitu, total komitmen ekspor dalam setahun yang akan dijajaki sebesar US$ 101 Juta dolar AS," papar dia.

Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi Perum Perindo untuk terus dapat meningkatkan kinerja ekspor. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed