Follow detikFinance
Jumat, 09 Nov 2018 14:07 WIB

3 Generasi Kalla Group, Jualan Mobil hingga Bangun Smelter

Muhammad Taufiqqurahman - detikFinance
Foto: Muhammad Taufiqqurrahman/detikcom Foto: Muhammad Taufiqqurrahman/detikcom
Makassar - Grup keluarga Kalla mengembangkan sektor usahanya dalam bidang energi dan pembangunan smelter di kawasan Sulawesi Selatan (Sulsel). Siapa sangka bisnis keluarga Kalla telah memasuki generasi keempat sejak awal didirikan.

"Dulu sewaktu kecil, saya bertanya kepada ayah saya (Jusuf Kalla), kenapa kita harus bangun perusahaan konstruksi? Lalu ayah saya jawab bahwa jalan di Sulawesi Salatan perlu dibangun dan aspal diperbaiki sehingga makin banyak orang beli mobil Toyota," kata Presiden Direktur Kalla Group, Solihin Kalla saat berbincang dengan beberapa media di Makassar, Jumat (9/11/2018).

"Jadi jawaban ayah saya sangat simpel waktu," sambungnya dengan tertawa.

Hingga kini, perusahaan keluarga Kalla telah memasuki usianya ke 66 tahun. Bisnis keluarga ini pun semakin berkembang hingga masuk sektor energi listrik dan energi terbarukan, meski usaha transportasi masih tetap dipertahankan oleh keluarga ini.

Untuk energi terbarukan, Solihin mengaku telah merampungkan sekaligus mengoperasikan Proyek Poso 2. Ke depannya bakal ada Proyek Poso 1, yang ditargetkan bisa beroperasi tahun 2018, serta maish mengerjakan proyek Poso 3 yang ditargetkan rampung di 2022 dan menghasilkan lebih kurang 1000 MW.

"Kami sangat menyadari, bisnis energi memerlukan waktu lama untuk balik modal. Namun kami sangat yakin, jika sektor energi baru terbarukan bisa menjadi andalan pendapatan grup haji Kalla ke depan. Sektor ini juga sejalan dengan program pemerintah terkait 35.000 MW," ujar Solihin.

Selain pada industri terbarukan, perusaan Kalla ini juga tengah membangun smelter di bawah payung PT Bumi Mineral Sulawesi. Dia menyebut lokasi smelter berada di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan dengan proses pembangunan telah mencapai 80 persen.

Solihin menargetkan smelter ini memproduksi ferronickel dan stainless steel dengan total hasil 33.000 ton per tahun. Solihinadalah anak pertama dari Jusuf Kalla (JK) dan merupakan kegenerasi ketiga dari Kalla setelah dari Haji Kalla (kakek), dan Jusuf Kalla (ayah).

Saat ini ada sekitar 14 perusahaan di bawah naungan Grup Haji Kalla yang bergerak di tujuh sektor industri seperti otomotif, transportasi, logistik, konstruksi, manufaktur, properti, dan energi. (fiq/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed