Follow detikFinance
Jumat, 09 Nov 2018 20:08 WIB

Beras Medium Cipinang Menipis, Darmin: Tanya Bulog

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance) Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance)
Jakarta - Pasokan beras medium di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) menipis. Hal tersebut mendorong kenaikan harga beras untuk jenis medium.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan sudah meminta Perum Bulog untuk mengeluarkan pasokan di gudang untuk digelontorkan.

"Jangan tanya kita, tanya Bulog. Kita sudah suruh keluarin (pasokan di gudang)," jelas dia di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (9/11/2018).


Langkah ini juga mengingat stok beras di gudang bulog sudah mencapai 2,7 juta ton. Bahkan melebihi kapasitas gudang miliknya sehingga Bulog mesti menyewa.

Sebagai informasi, pasokan beras di PIBC saat ini berada di level 50 ribu ton. Namun, 80% di antaranya merupakan beras jenis premium sehingga jumlah medium lebih sedikit.


Adapun, menurut Direktur Utama PT Food Station Arief Prasetyo Adi kenaikan harga beras medium meningkat dari Rp 8.700 per kilogram (kg) menjadi Rp 9.150 per kg. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed