Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 13 Nov 2018 11:17 WIB

Prasetio Sebut Tanah Abang Kini Kumuh, Benarkah?

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Pasar Tanah Abang (Puti Aini-detikFinance) Foto: Pasar Tanah Abang (Puti Aini-detikFinance)
Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak mau lagi bawa tamu ke Pasar Tanah Abang karena kumuh. Benarkah Pasar Tanah Abang sekarang kumuh?

Dipantau detikFinance, kawasan Pasar Tanah Abang dari Blok F hingga Blok A memang terlihat padat oleh pedagang kaki lima, di luar pasar dan menduduki trotoar, namun tak meluap hingga ke jalan.

Mereka terlihat sibuk menawarkan barang dagangan kepada pejalan kaki. Sebagian pejalan kaki pun berhenti dan membuat sedikit antrean di jalan setapak tersebut.


Lalu lintas juga agak semrawut karena kondisi ini. Sejumlah motor terparkir di luar gedung. Angkutan umum silih bergantian menaikkan dan menurunkan penumpang. Beberapa di antaranya juga tampak ngetem.

Lalu lintas kian padat karena pedagang menurunkan karung-karung dagangannya di depan gedung. Alhasil karung-karung itu memakan sebagian ruang jalan.

Foto: Pasar Tanah Abang (Puti Aini-detikFinance)


Prasetio mengungkapkan Jokowi enggan membawa tamu ke Pasar Tanah Abang karena akan menambah kemacetan. Untuk itu ia meminta Dinas UMKM serius menangani kawasan Tanah Abang.

"Pasar Tanah Abang adalah ikon Indonesia, UMKM ya, dan selalu Presiden membawa tamunya ke situ, sekarang Presiden nggak berani karena kekumuhan itu terjadi. Beliau (Jokowi) juga kalau masuk ke situ, akhirnya menghambat ke mana-mana dan kemacetan ada di mana-mana," jelas Pras, Senin (12/11/2018).


Tonton juga 'PKL Padati Kolong Skybridge Tanah Abang':

[Gambas:Video 20detik]

(zlf/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com