Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 13 Nov 2018 17:48 WIB

Banjir Terjang Kuansing Riau, 2.000 Ha Sawah Gagal Panen

Chaidir Anwar Tanjung - detikFinance
Foto: chaidir tanjung Foto: chaidir tanjung
Pekanbaru - Sekitar 3.600 lahan pertanian dan perkebunan terdampak banjir di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) di Riau. Dari jumlah itu, ada 2.177,92 hektar lahan persawahan masyarakat dipastikan gagal panen.

"Akibat banjir yang sudah sepekan lebih ini, banyak lahan pertanian masyarakat jadi korban. Ada 2.000 hektare lebih persawahan gagal panen tahun ini," kata Kepala Dinas Pertanian Pemkab Kuansing, Emmerson dalam perbincangan dengan detikFinance, Selasa (13/11/2018).

Emmerson menjelaskan, kondisi lahan persawahan yang terancam banjir itu bervariasi. Ada petani yang baru tanam benih, ada yang kondisi tanaman padinya lagi berbunga dan ada yang akan segera dipanen.

"Karena diterjang banjir dari luapan sungai Kuantan, petani kita gagal panen. Kondisi tanaman padi mereka tidak mungkin lagi bisa diselamatkan," kata Emmerson.

Dia menjelaskan, luasan 2.177, 92 hektare tersebut berada di 7 kecamatan yang ada di Kuansing. Para petani padi tak bisa berbuat banyak atas musibah ini.

Solusi yang diberikan pemerintah setempat, kata Emmerson, pihaknya akan membantu untuk menyediakan benih padi untuk petani yang gagal panen tersebut. Benih padi yang akan diberikan ke petani korban banjir ini jenis padi PB 24.

"Kita lagi mempersiapkan surat permohonan ke Bupati Kuansing dalam penyediaan benih tersebut," kata Emmerson.

Selain itu, kata Emmerson, pihaknya juga akan segera menyurati Pemprov Riau untuk meminta bantuan benih padi.

"Kita juga akan meminta bantuan Pemprov Riau dalam menyediakan benih padi untuk korban banjir. Benih yang dibutuhkan lebih dari 49 ton," tutup Emmerson.



Tonton juga 'Jenazah Dinaikkan ke Perahu, Terobos Banjir Bandung':

[Gambas:Video 20detik]

(cha/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed