Mentan Sebut, Impor Jagung Belum Tentu 100.000 Ton

Saifan Zaking - detikFinance
Jumat, 23 Nov 2018 16:33 WIB
Foto: Tim Infografis: Nadia Permatasari
Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan, izin impor jagung tang telah diterbitkan pemerintah sebanyak 100.000 ton belum tentu direalisasikan seluruhnya.

Ditemui di markas detikFinance, Amran mengungkapkan, angka 100.000 ton jagung adalah angka maksimal. Realisasinya akan disesuaikan dengan kebutuhan dalam negeri.

Realisasi impor, kata Amran, juga akan disesuaikan dengan ketersediaan pasokan jagung dalam negeri. Pasalnya, jagung impor yang datang diprediksi bakal berbarengan dengan masa panen.

"Nanti kita akan lihat saja perkembangannya. Tetapi kami sampaikan bahwa kalau nanti ini (jagung impor) datang, Bulog tidak akan mengeluarkan kalau harga jatuh terlalu rendah," kata dia, Jumat (22/11/2018).


Amran tak ingin, keberadaan jagung impor membuat harga jagung petani jatuh terlalu dalam.

"Kita harus menjaga keseimbangan, peternak harus selamat kemudian petani juga harus untung," tambahnya.

(dna/eds)