Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 19 Des 2018 12:16 WIB

Ekonomi Jakarta Diproyeksi Tumbuh 6,4%, Ini Syaratnya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Bank Indonesia (BI) Kantor perwakilan DKI Jakarta memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Jakarta bisa tumbuh 6% - 6,4%.

Kepala Perwakilan BI Kpw DKI Jakarta Trisno Nugroho menjelaskan untuk mendorong ekonomi Jakarta dibutuhkan sumber pertumbuhan yang baru.

"Pariwisata itu bisa jadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Jakarta, karena kalau tidak digenjot pertumbuhan bisa turun," kata Trisno dalam outlook ekonomi Kadin DKI Jakarta, di Hotel Alila, Rabu (19/12/2018).


Menurut dia, sumber baru dibutuhkan karena sejumlah pembangunan di DKI Jakarta akan selesai dalam waktu dekat.

"Pembangunan seperti MRT dan yang lain itu akan selesai. Makanya dibutuhkan sumber yang baru agar bisa tetap tumbuh. Pariwisata bisa jadi sumbernya karena Pulau Seribu dan kawasan Kota Tua itu kan bisa jadi destinasi Bali Baru," imbuh dia.

Trisno mengungkapkan, pariwisata di Jakarta saat ini sudah ditopang oleh jumlah hotel, wisata belanja hingga suvenir. Menurut dia dengan mendorong pariwisata maka pertumbuhan bisa lebih cepat.


Karena itu pihak pemerintah provinsi diharapkan terus memperhatikan amenitas, promosi hingga atraksi yang akan ditawarkan.

Ketua umum Kamar dagang dan industri (Kadin) DKI Jakarta Eddy Kuntadi menjelaskan ekonomi Jakarta pada 2019 diprediksi bisa tumbuh di kisaran 6% lebih. Menurut di aini karena semakin baiknya iklim usaha di Jakarta.

Kadin DKI Jakarta memproyeksi inflasi 2019 tumbuh di kisaran 3%, jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta bisa turun jadi 3,3%, pengangguran sekitar 5,5%. (kil/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed