Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 22 Des 2018 12:39 WIB

Pasokan Berkurang, Harga Jengkol Merangkak ke Rp 30.000/Kg

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Sudah sekitar seminggu ini harga jengkol mulai merangkak naik di pasar. Jelang natal dan tahun baru harga jengkol tembus Rp 30.000 per kilogram (kg).

Harga jengkol hingga kini telah naik Rp 5.000 per kg, dari yang awalnya hanya Rp 25.000 per kg menjadi Rp 30.000 per kg.


Menurut Warjinem salah satu pedagang sayur di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan, harga jengkol naik karena sedikitnya pasokan jengkol di pasar. Jengkol yang dia jual kebanyakan dari Sumatera.

"Iya dari jengkol yang dari Sumatera lama ngirim ke sininya, apalagi mau tahun baru. Jadi ya ini karena barang sedikit jadi naik," kata Warjinem, Sabtu (22/12/2018).

Menurut Warjinem, ada dua asal jengkol yang banyak di pasar. Selain dari Sumatera, ada juga yang dari Jawa. Sayangnya hasil panen jengkol di Jawa kurang produktif.

"Ya kalau dari Jawa itu dikit karena lahannya tidak bagus, kalau di sini lagi susah di Sumatera malah panen terus. Tapi ya kalau Sumatera itu lama ngirimnya," ungkap Warjinem.


Meski jengkol mengalami kenaikan harga, pete harganya masih stabil. Hingga kini pete dijual seharga Rp 30.000 per ikat, satu ikatnya memiliki 100 batang pete. (das/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com