Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 02 Jan 2019 11:25 WIB

Ada Inflasi 3,13% Sepanjang 2018

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Gedung BPS. Foto: Ari Saputra Gedung BPS. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Desember 2018 terjadi inflasi 0,62%. Dengan inflasi ini maka inflasi tahun kalender atau year on year sebesar 3,13%.

Menurut Kepala BPS Suhariyanto inflasi 2018 tersebut lebih kecil dibandingkan 2017 yang sebesar 3,61%. Secara bulanan dari November ke Desember juga kenaikannya hanya tipis.

"Ini tentunya capaian yang menggembirakan," ujarnya di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2019).

Suhariyanto menambahkan inflasi 2018 ini berada di bawah target pemerintah sebesar 3,5%. Ia berharap inflasi juga makin terkendali di 2019.

"Dengan target sebesar 3,5% inflasi tahun 2018 berada di bawah target, dan tentunya kita berharap 2019 ini harga barang makanan dan segala kebutuhan bisa stabil dan inflasi berada di bawah target," jelasnya.

Inflasi Desember terjadi akibat kenaikan harga bahan makanan 1,45% sehingga memberikan andil 0,29%. Sektor Transportasi, komunikasi, jasa keuangan tumbuh 1,28% dengan andil 0,24%.

"Ini dua kelompok pengeluaran yang inflasi cukup tinggi di Desember 2018," ujarnya.


Beberapa komoditas bahan makanan yang alami peningkatan antara lain telur ayam ras dengan andil 0,09%, daging ayam ras juga naik karena kebutuhan Natal dan Tahun Baru, andilnya 0,07%.

"Kemudian ketiga kenaikan harga bawang merah andilnya 0,05%. Kemudian harga beras naik meski tipis dan terkendali tapi andil 0,03%," katanya.

"Sementara harga komoditas bahan makanan deflasi cabai merah andil ke deflasi 0,03%," tambahnya.

(ang/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com