Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 07 Jan 2019 16:55 WIB

RI Impor Jagung Lagi 30.000 Ton, Mendag: Keputusan Rapat

Hendra Kusuma - detikFinance
Mendag Enggartiasto Lukita/Foto: Muhammad Ridho Mendag Enggartiasto Lukita/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Pemerintah menambah kuota impor jagung untuk pakan ternak sebanyak 30.000 ton tahun ini. Menteri Perdagangan (Mendah) Enggartiasto Lukita mengatakan kuota tersebut terpisah dari yang sebelumnya sebesar 100.000 ton.

"Keputusan dari rakor (rapat koordinasi), sudah (diputuskan) 30.000 ton," kata Enggartiasto di Komplek Istana, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).

Menurut Mendag alasan pemerintah kembali memutuskan untuk mengimpor 30.000 ton jagung pakan ternak ini karena berdasarkan laporan Kementerian Pertanian yang mengalami kekurangan pasokan.


"Ya kurang (produksinya), kan kemarin sudah 100 ribu keluar, tambahan kedua 30 ribu," kata Mendag.

Mendag menambahkan impor jagung sebesar 30.000 ton ini akan dilaksanakan Perum Bulog. Kementerian Perdagangan segera menerbitkan surat persetujuan impor tersebut.


"Baru surat permintaan Bulog, segera saya kirim. Segera, kan surat baru sampai, nanti segera keluar," ujar dia.

Sebelumnya pemerintah telah menugaskan Perum Bulog mengimpor 100.000 ton jagung. Jagung itu dipasok dari Brasil dan Argentina. (hek/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed