Pembelaan Sri Mulyani dan Darmin soal Utang Rp 4.400 T

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 24 Jan 2019 06:24 WIB
Pembelaan Sri Mulyani dan Darmin soal Utang Rp 4.400 T
Foto: Lamhot Aritonang

Selama Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Indonesia, jumlah utang pemerintah bertambah Rp 1.809,6 triliun menjadi Rp 4.418,3 triliun per tahun 2018.

Sejak tahun 2014 sampai 2018, terjadi pertambahan utang yang cukup tinggi. Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah utang dari tahun ke tahun sudah dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Kan kalau kita lihat instrumen utang dari sisi APBN, pertama dari mekanisme perundangan dibahas secara sangat luas di DPR. Jadi di sana tidak ditentukan sendiri," kata Sri Mulyani di Komplek Istana, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019).

Dalam setiap pembahasan antara pemerintah dengan DPR, juga didiskusikan mengenai program apa saja yang akan dilakukan oleh pemerintah setiap tahunnya. Oleh karena itu, ada kesepakatan atau diputuskan belanja negara setiap tahunnya seberapa besar.

Dengan demikian, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini meminta kepada seluruh masyarakat untuk melihat persoalan utang pemerintah secara satu kesatuan.