Darmin Sebut Bisnis Syariah di RI Lambat, Kenapa?

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Rabu, 06 Mar 2019 13:29 WIB
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai bisnis syariah di Indonesia sekarang melambat. Apa penyebabnya?

Menurut Darmin penyebab melambatnya bisnis syariah dikarenakan kegiatan rill yang kurang berkembang. Padahal, ada banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh pengusaha haji dan umrah.

Darmin mencontohkan kegiatan rill yang kurang dikembangkan, yakni industri pembuatan koper. Padahal, sebagai penduduk dengan mayoritas muslim terbesar membuat pasar syariah terbuka lebar.

"Saya pernah ikut umrah dan ngobrol-ngobrol dengan kelompok lain, itu kan tas koper bagus dan keren itu buatan China semua. Kita nggak bisa mengumpulkan energi dan dana untuk membangun industri untuk itu sehingga tidak memperparah defisit kita terhadap China," kata dia di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (6/3/2019).


Lebih lanjut, ia juga menyoroti jumlah penduduk yang beragama Islam di Indonesia yang mencapai 87% dari total penduduk. Angka itu membawa pasar yang besar bagi biro perjalanan.

Hanya saja, saat ini tercatat banyak biro perjalanan yang standarnya kurang. Alhasil menyebabkan masalah dalam penyelenggaraannya, misalnya kasus First Travel dan Abu Tours.

Lantas, agar tak terulang lagi, saat ini pihaknya tengah menyusun kebijakan mengatasi kendala di Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU).

"Pemerintah telah menyusun MoU, bersinergi dengan pihak terkait untuk mengatasi permasalahan PPIU berupa pencegahan, pengawasan, dan penanganan permasalahan umroh," tutup dia,

(fdl/fdl)