Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 12 Mar 2019 13:38 WIB

Alasan Lion Air Borong Boeing 737 MAX: Dijanjikan Irit Bahan Bakar

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Boeing 737 Max 8 milik Lion Air (Herdi Alif Alhikam) Foto: Boeing 737 Max 8 milik Lion Air (Herdi Alif Alhikam)
Jakarta - Lion Air Group berencana memborong pesawat Boeing 737 MAX 8 dan 9. Rencananya, maskapai dengan logo singa merah ini mendatang 222 pesawat ini hingga 2035.

Director Lion Air Group Capt Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan, alasan perusahaan berencana memborong pesawat ini ialah demi efisiensi.

"Efisiensi, menekan biaya produksi menaikkan profit," katanya di Grand Mercure Hotel Jakarta, Selasa (12/3/2019).


Dia mengatakan, efisiensi sendiri khususnya untuk bahan bakar. Apalagi, kata dia, bahan bakar memakan 30-40% dari produksi.

Lanjutnya, pihak Boeing sendiri menjanjikan pemakaian bahan bakar irit hingga 11%.

"Khususnya di bahan bakar, sekarang cost bahan bakar aja sangat tinggi 30-40%. Efisiensi mereka janjikan 11% dari bahan bakar," ujarnya.


Adapun nilai pesanan pesawat 222 Boeing 737 MAX Lion Air mencapai US$ 22 miliar. Sementara, pesawat yang sudah didatangkan sebanyak 13 pesawat di mana 11 pesawat untuk Indonesia dan 2 pesawat untuk Thailand.

Dari 11 pesawat yang berada di Indonesia saat ini tersisa 10 unit. Sebab, satu pesawat jatuh pada Oktober 2018 lalu. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed