CONTINUE TO SITE >

Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 13 Mar 2019 17:53 WIB

Pulih Dari Krisis 98, RI Masih Kalah Cepat dari Korsel dan Thailand

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Wisma Putra Foto: Wisma Putra
Jakarta - Indonesia sempat mengalami krisis pada periode 1997-1998. Namun kini Indonesia sudah kembali pulih dan perekonomiannya sudah mulai membaik.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan kondisi ekonomi yang terjadi saat ini turut dipengaruhi oleh krisis di masa lalu. Menurut dia, di dunia banyak negara yang tidak mampu segera bangkit dari keterpurukan akibat krisis.

Namun Indonesia adalah negara yang cepat pulih, meskipun memang tidak secepat Korea Selatan dan Thailand.

"Indonesia ini termasuk negara yang bisa pulih, meskipun tidak paling cepat jika dibandingkan Korea Selatan dan Thailand," ujar Sri Mulyani di Universitas Tarumanegara, Rabu (13/3/2019).



Dia menjelaskan saat krisis ekonomi Indonesia bahkan negatif hingga 13% hal ini karena kondisi keuangan di Indonesia terpuruk.

"Guncangan krisis pada 97-98 itu karena ada krisis keuangan dan membuat kita (Indonesia) collapse. Negara yang pernah mengalami krisis keuangan biasanya membutuhkan waktu lebih dari 5 tahun untuk pulih," jelas dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, ekonomi Indonesia kini mampu tumbuh stabil usai bangkit dari keterpurukan krisis. Terbukti, pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu stabil di atas angka 5%.

"Kita pulih dan stabil di atas 5%. Meski masih ada beberapa episode yang bikin shock yakni oil boom dan Indonesia kena. Dampak itu relatif, bisa negatif bisa positif, dan ada juga penurunan tajam harga komoditas, kita kena," tandasnya.

(kil/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed