Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 15 Mar 2019 13:24 WIB

Pengangguran bakal Jadi Isu 'Panas' di Debat Ma'ruf Amin-Sandi

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Ilustrasi debat cawapres/Foto: Edi Wahyono Ilustrasi debat cawapres/Foto: Edi Wahyono
Jakarta - Debat ketiga yang diikuti calon wakil presiden (Cawapres) 01 Ma'ruf Amin dan cawapres 02 Sandiaga Uno, akan mengangkat isu ketenagakerjaan. Pembahasan mengenai ketenagakerjaan banyak ditunggu karena saat ini tingkat pengangguran di Indonesia masih sekitar 7 juta orang.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira mengatakan isu pengangguran menjadi hal yang perlu dibahas dalam debat Cawapres pada 17 Maret nanti.

Saat ini tingkat pengangguran memang terus mengalami penurunan, tapi di sisi lain lapangan kerja utama seperti sektor pertanian dan pertambangan juga tak banyak menyerap sumber daya manusia.


"Data hasil olahan INDEF menyebut periode 2015-2017 rata-rata serapan tenaga kerja pertanian turun 700 ribu orang per tahun. Pertambangan turun 50 ribu orang per tahun dan sektor konstruksi hanya bisa serap sekitar 130 ribu orang per tahunnya," kata Bhima kepada detikFinance, Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Menurut data INDEF, penurunan tingkat pengangguran kian lamban. Sejak 2007, tingkat pengangguran terbuka berada di single digit, yakni 9,11%. Namun setelahnya, tingkat pengangguran hingga Agustus 2018 hanya turun hingga 5,34%.


Selain itu, kata Bhima, saat ini tingkat pengangguran masih didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mencapai 11% dari total pengangguran. Di sisi lain program pemerintah tentang pendidikan vokasional yang ada masih belum memenuhi kebutuhan industri.

"Sekolah vokasi sebagian kurikulumnya masih belum sesuai kebutuhan industri. Tingkat pengangguran masih tinggi di SMK pertanda upaya untuk pembenahan masih lambat. Itulah kenapa jokowi ajukan kartu prakerja," katanya. (fdl/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed