Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 18 Mar 2019 12:22 WIB

Bos AirAsia Tutup Akun Facebook, Gara-gara Apa Ya?

Zulfi Suhendra - detikFinance
Foto: BBC Magazine Foto: BBC Magazine
Jakarta - Bos AirAsia Tony Fernandes memutuskan untuk menutup akun Facebook miliknya. Ini merupakan bentuk protes Tony usai tragedi penembakan teroris di New Zealand disiarkan live dan diunggah di Facebook.

Dikutip dari CNN, Senin (18/3/2019), Tony, yang memiliki 670.000 follower di Twitter menyebutkan bahwa Facebook perlu 'bersih-bersih' setelah video tragedi New Zealand diunggah di platform buatan Mark Zuckerberg itu.

"Kebencian yang terjadi di sosial media kadang-kadang menghilangkan kebaikan," ujar Tony. "Facebook harus menghentikan ini," tambahnya.

Pada Jumat kemarin, tersangka teroris penembakan New Zealand itu melancarkan aksi bejadnya sambil live streaming di Facebook. Video berdurasi 17 menit itu kemudian menyebar. Kepolisian New Zealand menegur Facebook soal itu, dan Facebook segera menghapus akun dan video si teroris.



Facebook juga mengatakan bahwa mereka menghapus postingan dukungan dan pujian pada aksi terorisme tersebut.

Tapi itu tidak cukup bagi Tony Fernandes. Meski dia mengalu bahwa dia adalah penggemar sosial media, live streaming itu membuat dia meninggalkan Facebook.

"Ini platform yang baik untuk berkomunikasi. Sangat berguna tapi New Zealand terlalu berlebihan buat saya," tutur Tony.


Dalam cuitannya di Twitter, Tony juga mengkritik Facebook untuk tidak hanya berpikir soal keuntungan.

"Facebook harus menghentikan ini. Saya korban dari cerita bitcoin palsu dan cerita lainnya. Video live stream pembunuhan dan kebencian selama 17 menit!! Ini harus dibersihkan dan jangan hanya berpikir soal finansial," tutur Tony.

Pada Sabtu lalu, Facebook menyebutkan bahwa mereka sudah menghapus 1,5 juta video penyerangan itu. (zlf/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com