Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Mar 2019 13:07 WIB

Sri Mulyani: Saya Benci Anggaran Dipakai Bikin Jalan Ngaco!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pemerintah saat ini telah mentransfer dana ke daerah sebesar Rp 826,8 triliun. Dengan komposisi Rp 756,8 triliun untuk dana daerah dan Rp 70 triliun untuk dana desa.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan para pejabat daerah mulai dari gubernur sampai lurah bisa memegang amanah dalam mengelola anggaran.

Menurut dia, setiap anggaran yang dialokasikan harus memiliki kinerja yang baik.

"Saya itu yang penting anggaran dialokasikan berdasarkan kinerja. Saya paling benci kalau anggaran dikorupsi, saya sangat tidak suka, karena itu kejahatan yang paling tinggi," kata Sri Mulyani dalam Rakornas camat di Hotel Ciputra, Rabu (20/3/2019).

Dia menjelaskan pejabat daerah seharusnya memiliki perencanaan dan pelaksanaan yang matang. Sehingga pembangunan bisa dilakukan dengan cepat.


"Saya sangat tidak suka jika ada alokasi anggaran yang masuk tapi tidak ada hasil, misalnya bikin jalan ngaco, tidak bisa buat program yang baik untuk rakyat, saya benci sekali itu," ujarnya.

Sri Mulyani mengharapkan seluruh camat yang hadir dalam acara Rakornas ini adalah perwakilan yang baik untuk wilayah di seluruh Indonesia.

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan dalam menyalurkan dana desa Presiden Joko Widodo mewanti-wanti agar digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Sekedar informasi, dalam rangka penggunaan dana desa Bappenas, Kementerian Dalam Negeri dan Menteri Desa PDTT melakukan koordinasi di bidang keuangan dan terus memperbaiki formulasi penyaluran.

"Terutama dari sisi pengangguran Rp 70 triliun ini bisa dipakai untuk desa miskin agar desa bisa menjadi maju dan mandiri," jelas dia.

(kil/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed