CONTINUE TO SITE >

Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 21 Mar 2019 20:12 WIB

Round-Up 5 Berita Terpopuler

Gegara Sawit RI Ancam Boikot Uni Eropa, Fakta Kereta Trans Sulawesi

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Indonesia akan melawan kampanye hitam sawit di Uni Eropa. Dia mengatakan akan memerangi kebijakan tersebut dengan segala cara, termasuk boikot produk dari Uni Eropa

Menurut Luhut Uni Eropa bisa kehilangan pasar cukup besar apabila ancaman boikot itu menjadi kenyataan. Selain masalah sawit, berita terpopuler lainnya di detikFinance adalah tentang fakta proyek kereta Trans Sulawesi yang dikritik Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). JK mengkritik proyek tersebut karena menurutnya tidak efisien.

Berikut 5 berita terpopuler detikFinance sepanjang Kamis (21/3/2019).


Sawitnya Ditolak, RI Ancam Boikot Produk Eropa

Pemerintah mengecam kampanye hitam terhadap sawit Indonesia di Uni Eropa. Bahkan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan bersuara keras menyatakan bisa saja pemerintah memboikot produk-produk Uni Eropa sebagai aksi balasan.

"Banyak sekali produk-produk Uni Eropa yang kami butuhkan. Dengan kelas menengah 55 juta orang sekarang dan jumlah penduduk 269 juta orang, pasarnya sangat besar," jelas Luhut.


Fakta di Balik Kereta Trans Sulawesi yang Dikritik JK

Pembangunan jalur kereta Trans Sulawesi menjadi perhatian beberapa waktu belakangan lantaran dikritik oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). JK menganggap pembangunan jalur kereta di Sulawesi berbeda dengan di Jawa sehingga tak perlu dibangun dari Selatan hingga Utara pulau Jong Celebes tersebut.

Pembangunan jalur kereta ini juga merupakan implementasi dari rencana pemerintah yang tertuang dalam Rencana Induk Perkeretaapian (RIPNas) tahun 2030 dalam mewujudkan jalur KA Trans Sulawesi yang akan menghubungkan Sulawesi Selatan hingga Utara. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sendiri mengaku belum ada rencana merevisi RIPNas tersebut.


Fakta Seputar Disney Akuisisi Fox Rp 1 Kuadriliun

Disney memberi kabar yang mengejutkan. Perusahaan di bidang hiburan ini telah mencapai babak akhir kesepakatan akuisisi 21st Century Fox dengan nilai US$ 71 miliar.

Angka ini terbilang fantastis. Jika dirupiahkan, mencapai Rp 1 kuadriliun. Nilai akuisisi di atas penawaran awal sebesar US$ 52,4 miliar di akhir 2017. Rp 1 kuadriliun sendiri mungkin cukup asing di telinga masyarakat.


Mengintip Cara SBY dan Jokowi 'Manjakan' PNS

Pegawai negeri sipil (PNS) menjadi objek yang sangat serius diperhatikan oleh pemerintah, khususnya mengenai tingkat kesejahteraan. Masing-masing pemerintahan memiliki cara yang berbeda.

Seperti eranya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), selama dua periode menjadi Kepala Negara setiap tahunnya menaikkan gaji para abdi negara. Rata-rata persentasenya dobel digit.

Sedangkan era Presiden Joko Widodo (Jokowi). Fokus pemerintah menjaga tingkat kesejahteraan PNS tidak melulu dengan menaikan gajinya, melainkan juga memberikan tunjangan hari raya (THR) dan menaikkan tunjangan kinerja (tukin).


Dolar AS Babak Belur, Rupiah Kembali Menguat

Nilai tukar rupiah pagi ini berhasil memukul balik dolar Amerika Serikat (AS). Pagi ini dolar AS berada si posisi Rp 14.098, turun jauh dibanding hari sebelumnya Rp 14.230.

Melansir Reuters, Kamis (21/3/2019), nilai tukar dolar AS memang tengah melemah. Kejatuhan dolar AS disebabkan Bank Sentral AS The Fed yang menahan suku bunga acuannya di kisaran 2,25%-2,5%.

Dolar AS mencapai level terendah dalam lebih dari enam minggu terhadap sekeranjang mata uang utama. (hns/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed