Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 25 Mar 2019 19:14 WIB

AirAsia Dipanggil KPPU soal Tiket 'Hilang' di Traveloka Cs, Bahas Ini

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Dok. AirAsia Foto: Dok. AirAsia
Jakarta - Pihak AirAsia Indonesia sore ini dipanggil Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), pemanggilan tersebut merupakan buntut dari hilangnya tiket AirAsia di beberapa Online Travel Agent (OTA).

KPPU sendiri memanggil AirAsia untuk dimintai keterangan mengenai insiden hilangnya tiket AirAsia di beberapa OTA. Mereka menduga ada yang menghalangi proses distribusitiket AirAsia.

"Iya kita sampaikan semua, kami berusaha kooperatif untuk sampaikan ke semua penyidik. Standar lah, kronologis gimana, bentuk-bentuk kejanggalan yang kita rasakan," ungkap Direktur Niaga AirAsia Rifai Taberi, saat ditemui di kantor KPPU, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Rifai mengatakan salah satu bentuk kejanggalan yang diterima pihaknya adalah saat komunikasi dari beberapa OTA ke pihaknya memburuk saat tiket AirAsia hilang. Menurutnya, hal tersebut adalah kejanggalan paling besar yang perusahaannya alami.


"Contoh komunikasi tidak ada, setelah follow up kenapa tiket kita hilang kenapa tidak dijawab. Yang paling kelihatan itu, kayak punya barang dititipin di toko tapi nggak dijual, ditelpon nggak diangkat ini ada apa," katanya.

Rifai menegaskan kedatangannya sore ini hanya untuk memenuhi permintaan dari KPPU yang akan meneliti kasus hilangnya tiket AirAsia di beberapa OTA. Dia mengatakan pihaknya tidak akan membawa masalah ini ke jalur hukum.

"Kita tidak akan menyampaikan (laporan) kok. Karena dipanggil ya kita kooperatif pandangan kita beri. Nanti mungkin mereka akan panggil OTA, stakeholder dan lainnya," kata Rifai.


Setidaknya, menurut Rifai ada tiga hal yang ditanyakan kepadanya saat menghadap ke KPPU. Mulai dari kargo, permasalahan dengan OTA, dan tarif penerbangan.

"Ini ada 3 konteks kargo, OTA, sama tarif. Tarif dan kargo ya kita cuma jelaskan skemanya bagaimana di kita," sebut Rifai.

Rifai menjelaskan belum ada keputusan lebih lanjut mengenai informasi yang dia berikan ke KPPU. Dia mengatakan akan mengawal hasil penelitian dari KPPU.

"Belum ini masih pengumpulan informasi. Sekarang kita tunggu dari KPPU lah biarkan mereka kerja dengan tenang. Supaya lancar, jadi statusnya masih belum tahu," ungkap Rifai.

Sebelumnya, KPPU menyatakan akan melakukan inisiatif penelitian terhadap kasus hilangnya tiket AirAsia di beberapa Online Travel Agent (OTA). Dugaan dari KPPU adalah adanya penghalangan pada jalur distribusi tiket AirAsia, KPPU memanggil AirAsia untuk memulai penelitiannya.



AirAsia Dipanggil KPPU soal Tiket 'Hilang' di Traveloka Cs, Bahas Ini
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com